ASAHAN-TURANGNEWS.COM-Pimpinan Umum LSM Lembaga Alam dan Masyarakat (L.A&M) Fajar Alam, SH., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Sonny Irawan atas ketegasannya dalam memberantas peredaran narkoba dan penindakan pengganggu Kamtibmas di wilayah Sumatera Utara. Apresiasi tersebut disampaikan saat bincang-bincang bersama Kru TVRI dan Redaksi SUMUTBRANTAS.COM di Kafe Desi Kisaran, Asahan.
Maraknya gangguan Kamtibmas yang semakin meresahkan warga, khususnya di wilayah Sumatera Utara mulai dari perkotaan hingga pedesaan, menjadi perhatian serius. Aksi begal, geng motor, hingga tindakan brutal debt collector (DC) alias mata elang di wilayah Medan hingga Belawan membuat masyarakat tidak nyaman. Fenomena tersebut diduga kuat memiliki keterkaitan erat dengan semakin maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
"Saya pribadi sangat mengapresiasi kinerja Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan. Baru beberapa minggu dilantik, beliau langsung menekankan kepada jajaran untuk menindak tegas pelaku kejahatan narkotika. Buktinya kemarin operasi Grebek Kampung Narkoba di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang," tegas Fajar Alam, SH.
Dalam operasi tersebut, Polda Sumut berhasil mengamankan total 37 orang. Dari hasil pemeriksaan awal, 27 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba dan 2 orang diduga sebagai pengedar. Sementara 8 orang lainnya dinyatakan negatif dan telah dipulangkan kepada keluarganya. Langkah tegas dan terukur ini dinilai menjadi bukti keseriusan Kapolda Sumut dalam mewujudkan Sumut bebas narkoba.
Menurut Ketua Umum LSM L.A&M yang berkantor di Sekretariat Jalan Abdi Setia Bakti, Kelurahan Sei Renggas, Kisaran Barat itu, akar dari berbagai kejahatan yang merajalela saat ini adalah narkoba. Untuk itu, sebagai lembaga kontrol sosial, pihaknya berharap penuh agar Polri menindak tegas pelaku kejahatan narkotika tanpa pandang bulu, dari pemakai hingga bandar besar.
"Kita sebagai masyarakat mari manfaatkan layanan darurat Kepolisian melalui Call Center 110 yang dikelola Polri jika melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan. Tanpa dukungan masyarakat, mustahil Polisi dapat memberantas kejahatan narkotika seperti yang kita harapkan bersama," pungkas Fajar Alam, Selasa (13/10/2026). (RK).
Editor : Eka Ratna Dilla SH.




