-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sekolah Dasar (SD) Swasta Alwasiyah Desa Seumadam Tidak Terdaftar Program Revitalisasi Tahun 2026, Kondisi Sekolah Sangat Memprihatinkan.

Jumat, 26 Juni 2026 | 01.35.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-26T08:35:47Z

Keterangan Photo : Cuplikan Photo SD Swasta Alwasiyah Desa Seumadam Yang Kondisi Ruangannya Sudah Memprihatinkan.


ACEH TAMIANG-TURANGNEWS.COM-Sekolah Dasar (SD) Swasta Alwasiyah Desa Seumadam tidak dapat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026. Padahal sekolah tersebut sudah tidak layak lagi ditempati, yang mana pada bangunan tersebut atap plafon kayunya sudah usang atau pun lapuk. 


Saat media Turangnews.com turun dilapangan meninjau langsung SD Alwasiyah Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda, ada delapan (8) ruang kelas yang berjumlah murid SD sekitar 254 siswa- siswi dan untuk SMP berjumlah 27 Siswa tahun lalu, namun untuk pendaftaran siswa baru tahun ini para orang tua murid belum ada yang hadir di sekolah mendaftarkan anak-anak anaknya, dengan ajaran baru.


Dan untuk ruang kelas sendiri yang mana ruangan tersebut sudah tidak layak pakai lagi, seperti meja tulis, kursi sudah tidak bisa digunakan lagi alias lapuk, bukan itu saja Kosen pintu, daun jendela, papan tulis, dan alat-alat sekolah lainnya.




Saat di konfirmasi kepala Sekolah (Kepsek) SD Alwasiyah Masitah, S. Pd Gr. membenarkan bahwa sudah pernah di ajukan proposal program Revitalisasi untuk bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang tahun 2025, Oleh ketua Yayasan nya sendiri.


Dan Kepsek juga menambahkan walaupun sekolah kami tidak terkena banjir, namun sekolah kami juga menampung para pengungsi korban banjir tahun lalu. Dan harapan kami seluruh Guru pengajar SD Alwasiyah Desa Seumadam, agar pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang membantu merelokasikan sekolah kami, yang sudah tak layak lagi agar sudinya di bantu kepada Bapak Bupati Aceh Tamiang.Ujarnya kepsek.


Dalam keputusan Program Revitalisasi satuan Tahun 2026, merupakan kelanjutan dari mandat Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2025 dengan target menjangkau 71.744 satuan pendidikan. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 14 triliun untuk perbaikan bangunan rusak, penambahan ruang kelas, serta fasilitas pendukung lainnya.Pemerintah berfokus pada infrastruktur fisik dan tata kelola pendidikan yang lebih inklusif. (REN).

×
Berita Terbaru Update