-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menanti Jum'at Kedua Pembayaran Lump Sum Uang Beras Beredar Informasi Jika Total Data Yang Diinfut di SDM Reg 1 Baru 602 Orang, Ada Pula 57 Orang di Retur.

Kamis, 04 Juni 2026 | 15.05.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-04T22:25:40Z
Keterangan Photo : Pimpinan Umum Media Online turangnews.com, "Supri Agus" Yang Merupakan PPS-2017 dari eks PTPN 3 Curhat Tentang Proses Pembayaran Uang Beras Pensiunan Kepada Wartawannya, Jum'at (05/06/2026) sekira pukul : 04.30 WIB.


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Memasuki hari Jum'at kedua dari proses pembayaran kompensasi uang beras pensiunan, yang semakin hari diduga semakin semrawut dan nasib para pensiunan PTPN IV Regional 1, 2 dan 3 ibarat seperti sedang main dadu saja, jika Jum'at kemarin tidak keluar namanya kemungkinan Jum'at ini atau Jum'at depan, tanpa kejelasan yang pasti dan sangat meleset dari apa yang dijanjikan oleh punggawa-punggawa dari kedua Organisasi Pensiunan Karyawan yang merupakan Stakeholder Perusahaan, yang mengkampayekan diawal akan dilakukan penandatanganan dengan mengatakan, "siapa yang menandatangani surat pernyataan akan dibayarkan uang berasnya," Kamis (21/05/2026), satu hari sebelum sosialisasi dan penandatanganan surat pernyataan dilaksanakan di Balai Karyawan PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Silau, yang terdata melakukan penandatanganan menurut informasi ada 400 orang, Jum'at (22/05/2026).


Satu hari setelah di Kebun Sei Silau, menyusul sosialisasi dan penandatanganan yang dilaksanakan di Wisma 1GS1 Gunung Pamela, yang termonitor tidak kalah banyaknya antusias pensiunan untuk mengikuti jalannya sosialisasi dan penandatanganan, dibalik momok hitung-hitungan pembayaran uang beras yang tidak sesuai dibayarkan oleh Manajemen, namun didapat informasi jumlah pensiun yang melakukan penandatanganan di Wisma 1GS1 Gunung Pamela mencapai angka 500 san orang, Sabtu (23/05/2026).


Selanjutnya, dua hari setelah Sosialisasi dan Penandatanganan Formulir di Wisma 1GS1 Gunung Pamela, hari Senin nya (25/05/2026) termonitor dua kubu Organisasi Pensiunan Karyawan yang merupakan Stakeholder Manajemen PTPN IV, sama-sama bergerak melakukan Sosialisasi dan Penandatanganan Formulir pembayaran uang beras, baik FKPPN dan P3RI sama membuka Posko Penandatanganan, bahkan P3RI menempatkan orang-orangnya untuk stay di masing-masing Kantor APK Kebun Unit, begitu juga dengan FKPPN yang membuka Posko Penandatanganan di Kantor DPNnya yang beralamat di Kompleks Kantor Direksi PTPN IV Regional 1 Jalan Sei Batang Hari.



Termonitor kegiatan penandatanganan berjalan hingga hari Kamis (28/05/2026), hingga dihari Jum'at di tanggal : 29/05/2026, masing-masing pensiunan antusias menanti kabar masuknya uang beras pensiunan, ada yang langsung ke bank dimana gaji pensiun dibayarkan karena tidak ada ATM, ada juga yang menunggu notifikasi dari mbanking, apa yang terjadi ? Ada yang mengatakan jika punyanya sudah dibayar, namun sebagian besar mengatakan tidak masuk, beranda di Facebook pun ramai dengan curhatan para pensiunan.


Selanjutnya didapat lah informasi melalui punggawa-punggawa kedua Organisasi Pensiunan jika pembayaran dilakukan disetiap hari Jum'at, dalam artian jika Jum'at ini belum masuk rekening, tunggu Jum'at depan dan begitu seterusnya, dengan alasan jika data sedang proses verifikasi di SDM dan menunggu persetujuan SPI, sementara melalui salah satu orang dari bagian SPI, saat dikonfirmasi oleh wartawan ini mengatakan, "urusan uang beras pensiunan itu ranahnya SDM bang dan SPI tidak ada urusannya dengan hal itu," jawabnya, Rabu (03/06/2026).


Aneh tapi nyata dan unik semakin kemari cerita uang beras pensiunan ini, Manajemen diduga lepas kepala namun tarik ekor, serasa iklas namun tidak rela dan terkesan separuh hati dalam merealisasikan pembayaran uang beras pensiunan, yang prosesnya sudah setahun lebih diduga tidak kelar-kelar, ibarat sinetron tetap bersambung dari episode ke episode selanjutnya, terbukti dari kesepakatan di LPP Jogjakarta dengan 14 timeline, yang seharusnya akhir Maret 2026 urutan timeline sudah selesai dan Minggu awal April 2026 sudah bisa dibayarkan, berlanjut dengan kesepakatan di Sei Batang Hari dengan 8 timeline, yang jelas-jelas proses pembayaran antara tanggal : 25-30 Mei 2026, dan sekarang berdalih dengan verifikasi data dan sistem bayar setiap hari Jum'at.



Sementara Jum'at (29/05/2026) kemarin belum ada yang tahu pasti berapa orang sebenarnya yang sudah dibayarkan, dan Jum'at ini (05/06/2026) didapat kabar jika data yang telah diinfut oleh pihak SDM Regional 1 baru 602 orang totalnya, dan dari 602 orang itu adapula 57 orang yang berkasnya masih Retur ? 


Atas informasi tersebut Wartawan ini mencoba menggali informasi tentang kepastian total data yang sudah diinfut di SDM Reg 1, mengingat dari rangkaian kegiatan sosialisasi dan penandatanganan juga adanya Posko Penandatanganan, rasanya angka total 602 orang yang baru diinfut itu sangat tidak masuk akal.


Akhirnya melalui salah satu petugas di Regional 1 yang berinisial "D", yang memang ditugaskan untuk membidangi berkas pensiunan terkait pembayaran uang beras, saat wartawan ini melakukan konfirmasi tentang kebenaran "data yang telah diinfut oleh pihak SDM Regional 1 baru 602 orang totalnya, dan dari 602 orang itu adapula 57 orang yang berkasnya masih Retur."


Melalui "D" wartawan ini mendapatkan jawaban dengan kalimat, "Proses lagi berjalan tahap bertahap, sampai dengan sekarang sudah terealisasi hampir 2000," tulisnya via WhatsApp, Kamis (04/06/2026) sekira pukul : 21.08 WIB. Dan saat disinggung tentang adanya berkas yang Retur alias dikembalikan, "D" kembali menjawab dengan kalimat, "Lagi proses ulang, data banyak salah nama rekening dan ada beberapa beda nama di rekening, dan lagi proses input ulang," tulisnya.


Dan hari ini Jum'at (05/06/2026) kita berdoa bersama kiranya Jum'at barokah bersama buat 2000 orang yang telah diinfut oleh Bagian SDM Regional 1, dan barokah semua buat Pensiunan Karyawan PTPN IV Regional 2 dan 3, semoga ini Jum'at terakhir untuk penyelesaian pembayaran uang beras pensiunan bagi yang sudah melakukan tandatangan, sementara buat yang belum melakukan tanda tangan silahkan tepuk dada tanya selera, "cocok teken dan tak cocok tak usah teken," walaupun bagi yang bertandatangan juga masih ibarat nebak dadu, tapi mungkin itulah seninya dari Manajemen PTPN IV buat Purnakarya.


Demikian pemaparan dan curhatan Supri Agus yang mengaku PPS-2017 dari eks PTPN 3 ke Wartawan ini, dan mengaku sudah mengikuti cerita uang beras sejak bulan April 2025 hingga hari ini, dan saat ini Supri Agus aktif di Jurnalis sebagai Pimpinan Umum Redaksi Media Online turangnews.com dan sumutbrantas.com yang baru saja mengajak wartawannya begadang di kantor Redaksi usai melakukan kegiatan jurnalistik adanya dugaan pengoplosan BBM di Wilayah Hukum Polsek Medan Labuhan, Jum'at (05/06/2026). 

Penulis : Edy Syahputra.

×
Berita Terbaru Update