-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Korban Penembakan Begal Sempat di Pulangkan RS Dengan Kondisi Peluru Masih Dalam Tubuh, Rico Waas Respon Cepat.

Jumat, 22 Mei 2026 | 22.27.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-23T06:18:53Z
Keterangan Photo : Walikota Medan Rico Waas dan Korban Begal Dengan Peluru Masih di Dalam Tubuh Yang Sempat Dipulangkan RS Pirngadi Medan.


SUMUTBRANTAS.COM-MEDAN-Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyebutkan Pemko Medan akan menanggung biaya pengobatan Guntur Sugoro korban begal yang sempat dipulangkan dari RSUD Dr Pirngadi Medan.


Dikatakannya, saat ini pihaknya masih terus melakukan komunikasi dengan keluarga korban agar mau dilakukan tindakan medis operasi guna mengangkat peluru yang masih bersarang di dada korban.


“Pihak kecamatan sudah bertemu dengan keluarga korban dan melakukan komunikasi. Dengan Perwal yang baru, tentu korban bisa berobat dan biayanya ditanggung oleh Pemko Medan,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (22//5/2026).



Rico memastikan kasus yang menimpa korban akan menjadi perhatian serius dirinya untuk segera ditangani.


“Akan terus kita kawal kasusnya. Perwal Nomor 26 Tahun 2026 yang baru saya keluarkan juga bentuk kepedulian terhadap warga Kota Medan yang menjadi korban keganasan aksi begal. Makanya dengan kasus ini, tentu akan kita perhatikan,” ujarnya.


Soal pasien dipulangkan dari RSUD Dr Pirngadi, Rico mengaku bahwa pihak RSUD Pirngadi sudah membuat surat rujukan agar korban dirujuk ke rumah sakit yang memiliki spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular (BTKV).


“Keluarga korban hanya bersedia dirujuk ke RS Bhayangkara, tidak mau yang lain. Namun sampai korban selesai ditangani, pihak keluarga yang ingin merujuk korban ke RS Bhayangkara tak kunjung datang, padahal surat rujukan sudah dibuat,” ucapnya.


Dijelaskannya, saat pulang dari RSUD Pirngadi, korban juga dalam kondisi stabil.


“Dokter sudah menjelaskan kepada korban bahwa peluru masih ada di dalam tubuhnya. Sehingga dokter menyarankan kepada korban agar datang kembali ke RSUD Pirngadi jika mengalami gejala-gejala lainnya dan biaya perobatan gratis. Jadi begitu kondisinya,” tuturnya.


Untuk diketahui, Guntur Sugoro, 41 tahun, warga Jalan Mesjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan, menjadi korban keganasan begal saat melintas di Jalan Pasaribu, Desa Cinta Rakyat, Kabupaten Deli Serdang, Senin (11/05/2026) lalu.


Berniat meminjam uang ke rumah temannya di Saentis, pria yang bekerja sebagai penjaga malam di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dipepet empat orang yang menumpangi dua sepeda motor saat melintas di lokasi.


Akibatnya, korban mengalami beberapa luka akibat sabetan senjata tajam dan luka tembak di punggung kanan. (KK).

×
Berita Terbaru Update