-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Laporkan Gudang Solar Subsidi di Jantung Belawan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditia Diduga Bungkam.

Rabu, 04 November 2026 | 18.57.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-05T02:57:16Z

Keterangan Photo : Gudang Penimbunan BBM bersubsidi diduga milik AS alias Andre Sinaga, Warga Pertanyakan Mungkinkan Kapolres Belawan Tidak Mengetahui Sementara Hanya Berjarak 300 Meter dari Mapolres.

MEDAN-TURANGNEWS.COM-Keberadaan gudang yang diduga menampung BBM solar subsidi di kawasan Pelabuhan Belawan menjadi sorotan tajam. Lokasinya disebut hanya berjarak sekitar 300 meter dari Mapolres Pelabuhan Belawan, namun hingga kini belum tersentuh penindakan.


Gudang tersebut diduga milik seorang pria berinisial AS alias Andre Sinaga. Aktivitasnya dilaporkan warga telah berlangsung lama dengan modus operandi yang terstruktur.


Berdasarkan informasi yang dihimpun tim NARASI PRESISI NKRI, praktik penimbunan dilakukan dengan menggunakan mobil-mobil mewah yang hilir mudik mengambil solar subsidi dari SPBU ke SPBU. BBM tersebut kemudian disedot dan ditampung di dalam gudang untuk kemudian diperjualbelikan kembali. Praktik ini dinilai jelas merugikan masyarakat kecil yang berhak dan berpotensi merugikan keuangan negara.


Ironisnya, meski laporan telah berulang kali disampaikan masyarakat, penindakan tak kunjung terlihat.

"Sudah lapor ke Kapolres, sudah lapor ke Kasat Reskrim lewat WhatsApp, tapi tidak ada penggerebekan. Masa gudang 300 meter dari Polres tidak tahu ? Ada apa ini ? Ada udang di balik batu ?" ujar salah seorang warga Belawan kepada awak media yang bergabung di TIM NARASI PRESISI NKRI, Rabu (5/11/2026).


Warga menilai, diamnya Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditia dan Kasat Reskrim menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Publik bahkan berasumsi adanya kedekatan khusus sehingga aparat terkesan tidak memiliki taring untuk menyeret terduga pelaku ke meja hijau.

Hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditia dan Kasat Reskrim terkait laporan warga tersebut belum mendapatkan jawaban.


Praktik pembiaran ini dikhawatirkan akan menggerus kepercayaan publik terhadap institusi Polri. 


Untuk itu, masyarakat mendesak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., untuk turun tangan mengevaluasi kinerja jajaran Polres Pelabuhan Belawan.


"Jika tidak mampu menindak mafia BBM di wilayahnya sendiri, sudah selayaknya Kapolda mencopot Kapolres dan Kasat Reskrim Belawan. Jangan biarkan mafia BBM tertawa di atas penderitaan rakyat," tegas salah satu warga setempat yang minta identitasnya di rahasiakan. (SA).

Editor : Eka Ratna Dilla SH.



×
Berita Terbaru Update