MEDAN-TURANGNEWS.COM-Seorang pengendara sepeda motor terjatuh dan terperosok ke dalam genangan air di Simpang Titi Papan, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Jumat (06/11/2026) sekira pukul 08.00 WIB.
Peristiwa itu diduga akibat kondisi jalan yang rusak, berlubang, dan tergenang air. Lubang yang tertutup genangan membuat pengendara sulit memperkirakan kedalaman jalan, hingga akhirnya kehilangan kendali dan terjatuh.
Dalam video yang diterima redaksi, terlihat sepeda motor matik berwarna hitam terperosok dengan posisi miring ke dalam kubangan di tepi jalan. Seorang perempuan yang diduga pengendara terlihat tercebur dan berusaha bangkit dari genangan air yang keruh.
Sejumlah anggota kepolisian yang berada di lokasi bersama warga langsung bergerak cepat mengevakuasi korban dan mengangkat sepeda motor tersebut ke trotoar. Berkat pertolongan petugas dan warga, korban berhasil diselamatkan dan motornya dapat dievakuasi dari dalam genangan.
Kondisi jalan di lokasi tampak memprihatinkan. Badan jalan tergenang air cukup luas, dengan permukaan aspal yang retak dan berlubang. Sejumlah pengendara lain terlihat melintas dengan hati-hati, memperlambat laju kendaraan, bahkan ada yang hampir terjatuh di titik yang sama.
Warga sekitar menyebut, kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi. Setiap hujan turun atau air menggenang, lubang-lubang di Simpang Titi Papan seolah menjadi jebakan bagi pengendara, terutama pengendara sepeda motor yang melintas pada jam sibuk pagi hari.
"Sudah sering jatuh di sini. Kalau airnya keruh begini, lubangnya tidak kelihatan. Kami minta tolong jalan ini segera diperbaiki, jangan tunggu ada korban yang lebih parah," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun kondisi luka yang dialaminya. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi ke pihak kepolisian dan instansi terkait.
DESAKAN KEPADA PEMERINTAH.
Peristiwa ini kembali menegaskan buruknya infrastruktur jalan di kawasan Medan Marelan yang menjadi jalur vital dan padat kendaraan.
Warga mendesak Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan) melalui dinas terkait untuk segera melakukan penanganan darurat, seperti penimbunan dan penutupan lubang, pemasangan rambu peringatan, serta perbaikan drainase agar genangan tidak terus menutupi lubang jalan.
Selain itu, warga juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara untuk turun memeriksa status dan kewenangan jalan tersebut, sekaligus mempercepat perbaikan permanen agar tidak terus berulang.
Desakan juga ditujukan kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Sebagai kepala daerah, warga berharap Gubernur tidak hanya menerima laporan dari bawah, tetapi turun langsung melihat kondisi jalan di Medan Marelan yang setiap hari dilalui ribuan warga untuk bekerja, sekolah, dan beraktivitas ekonomi.
Warga menilai, persoalan jalan rusak dan tergenang ini bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan soal keselamatan nyawa. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan ada korban berikutnya dengan kondisi yang lebih fatal.
Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Pemko Medan, Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait penanganan jalan di Simpang Titi Papan, Medan Marelan. (SA).
Editor : Eka Ratna Dilla SH.





