-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

TIDAK ADA LAGI TITIPAN dan REKAYASA !! Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Bikin Polri Sejujur Hoegeng, Secepat Layanan 110.

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17.48.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-04T00:48:18Z

Keterangan Photo : Kapolri Jenderal Pol Suyudi AS dan Enam Janjinya Usai Dilantik.


JAKARTA-TURANGNEWS.COM-Pasca resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Kamis (1/10/2026), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung tancap gas.  


Mantan Kapolres Majalengka hingga eks Kepala BNN yang kini resmi menyandang bintang empat itu menegaskan komitmen besar: Reformasi Internal Total dan Pelayanan Publik yang tidak lagi menunggu viral.


Melalui 6 janji utamanya, Suyudi ingin mengembalikan Polri ke kompas moral Jenderal Hoegeng.

Berikut 6 janji Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru :


A. Pilar Reformasi Internal & Integritas Institusi.


1. TIDAK ADA PEMBENARAN REKAYASA PERKARA.

Perubahan dimulai dari pimpinan. Suyudi menegaskan menolak segala bentuk pemerasan, suap, dan penggunaan kekerasan secara sewenang-wenang. Tidak ada lagi ruang untuk rekayasa kasus.


2. SEMANGAT JENDERAL HOEGENG SEBAGAI KOMPAS MORAL.

Nilai kejujuran, kesederhanaan, dan anti-mewah ala Jenderal Hoegeng akan diintegrasikan langsung ke dalam sistem promosi dan penilaian kinerja anggota Polri.


3. BEBAS TITIPAN DALAM REKRUTMEN SDM.

Praktik sponsorship, titipan, dan transaksi dalam rekrutmen bintara, akpol, hingga perwira dihapus total. Rekrutmen akan murni berbasis meritokrasi.

B. Pilar Pelayanan Publik & Transformasi Budaya.


4. JAMINAN RUANG PUBLIK AMAN & PROGRAM 100 HARI.

Fokus utama 100 hari kerja: memberantas penyakit masyarakat yang meresahkan, yakni judi online dan narkoba, serta memperkuat respons cepat layanan darurat 110.


5. MENGAKHIRI FENOMENA "NO VIRAL NO JUSTICE."

Ini yang paling ditunggu publik. Suyudi berjanji laporan warga akan langsung diverifikasi dan ditangani secara transparan, tanpa harus menunggu viral dulu di media sosial.


6. DOKTRIN KEPEMIMPINAN "POLISI BERSAMA MASYARAKAT."

Kritik publik tidak lagi dianggap serangan, melainkan sebagai sistem peringatan dini (early warning system) untuk terus meningkatkan akuntabilitas institusi.


Konteks: Pelantikan Suyudi Ario Seto berdasarkan Keppres No 96/P dan 97/P Tahun 2026 ini menandai babak baru kepemimpinan Polri setelah tongkat komando diserahkan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sertijab di Mabes Polri.  


Dengan 6 janji ini, publik kini menanti pembuktian. Apakah era "Polisi Bersama Masyarakat" benar-benar akan terwujud di bawah komando Suyudi Ario Seto ? (SA).

Editor : Eka Ratna Dilla SH.


×
Berita Terbaru Update