-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Beri Kuliah Umum di Depan 6.027 Maba UMSU Medan : Jadilah Agen Perubahan di Era Digital.

Selasa, 29 September 2026 | 19.40.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-30T02:40:23Z

Keterangan Photo : Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. memberikan kuliah umum kepada 6.027 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. memberikan kuliah umum kepada 6.027 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Kolosal Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus Utama UMSU, Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Senin (28/9/2026).


Kehadiran Kapolri menjadi agenda utama PKKMB Kolosal UMSU 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah, turut dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan, serta Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP.


Dalam kuliah umumnya, Kapolri mengajak mahasiswa untuk mengambil peran sebagai agen perubahan dan perekat persatuan bangsa.


“Mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ijazah formal. Harus punya karakter kuat, adaptif terhadap perubahan, dan menjadikan keberagaman Indonesia sebagai kekuatan, bukan kelemahan,” kata Jenderal Listyo Sigit di hadapan ribuan maba.

Kapolri menekankan, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan akademik, tetapi membentuk SDM yang mampu membaca arah perubahan zaman.


Waspadai AI, Kejahatan Siber, Narkoba dan Hoaks


Kapolri menyoroti 5 isu utama yang dipantau Polri dan berdampak global-domestik, mulai dari ketegangan Timur Tengah, perang Rusia-Ukraina, hingga disrupsi teknologi.


Menurutnya, perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa peluang sekaligus ancaman baru seperti kejahatan siber, penyalahgunaan narkoba, dan derasnya hoaks di media sosial.


“Jangan hanya jadi pengguna teknologi. Jadilah agen perubahan yang memberikan edukasi dan pengaruh positif. Saring sebelum sharing, dan kuasai literasi digital,” tegas Kapolri.


Ia berpesan agar mahasiswa UMSU tidak sekadar menjadi sarjana, tetapi menjadi penggerak perubahan. Satu klik di ruang digital, kata Sigit, bisa berdampak sejuta — karena itu harus bijak, produktif, dan berintegritas.


Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam orasi kebangsaannya mengapresiasi dukungan Polri dan pemerintah terhadap Persyarikatan, termasuk persiapan pembangunan Gedung Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumut.


“Kuliah bukan hanya soal akademik, tapi proses belajar kehidupan. Di sinilah kalian ditempa membangun akhlak, karakter, kedewasaan, dan belajar menghargai keberagaman,” pesan Haedar.


PKKMB Kolosal UMSU 2026/2027 ditutup dengan yel-yel semangat 6.027 mahasiswa baru sebagai tanda dimulainya perjalanan akademik di kampus terakreditasi Unggul tersebut. (SA).

Editor : Eka Ratna Dilla SH.

×
Berita Terbaru Update