ASAHAN-TURANGNEWS.COM-Terkait Dugaan PNS Bodong Gentayangan di Asahan selama Puluhan tahun sempat dua kali jadi lurah dikota kisaran, sejumlah Masyarakat dan LSM menuding Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kabupaten Asahan, diduga sengaja melindungi Oknum yang diduga menggunakan data palsu untuk dokumen pengangkatan PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.
"Pasalnya sudah satu bulan di laporkan secara lisan melalui pemberitahuan media massa dan dimintai hak jawabnya, pihak BKPSDM tidak mau memberikan hak jawab nya, tentunya hal ini memicu reaksi negatif di tengah- tengah masyarakat tentang pengawasan Pemkab tentang penindakan adanya dugaan PNS Siluman yang masih bebas bekerja tanpa penindakan administrasi, dan tindakan dugaan Pidana yang dilakukan Oknum PNS berinisial IS disebut-sebut ini sebagai kepala Seksi di Kecamatan Sei Kepayang Timur" ujar AS dan J kepada Awak media Senin, (5 Oktober 2026).
Saat Awak media mencoba melakukan konfirmasi ke Kantor BKPSDM, yang dapat dijumpai hanya pegawai staf dan pejabat BKPSDM pada hari Senin (05/10/2026) sekira pukul : 14.30 WIB, dari sejumlah CPNS dan Sopir disebutkan jika Kadis dan sekretaris tidak berada ditempat, semester stafnya yang berinisial Leli infonya sedang menuju ke kantor. Sampai berita ini diterbitkan Kepala BKPSDM tidak dapat dihubungi melalui via WhatsApp.
Sebelumnya temuan dugaan dokumen palsu dalam pengangkatan PNS berinisial "IS" sudah menjadi perbincangan, sampai pejabat eselon III dan para praktisi akademisi dan praktisi hukum.
Persoalan ini harus diusut tuntas karena ada istilah 'tukar kepala' dalam pengangkatan PNS yang diduga menggunakan dokumen palsu yang dilakukan "IS" untuk meraup keuntungan secara ilegal yang merugikan keuangan daerah. (ZA).
Editor : Eka Ratna Dilla SH.




