-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polres Simalungun Gelar Pelatihan Dalmas, Sebagai Persiapan Pengamanan Situasi Kondusif di Kabupaten.

Rabu, 04 Februari 2026 | 18.15.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-05T02:15:39Z

Keterangan Photo : Personil Polres Simalungun tampak serius mengikuti pelatihan pengendalian massa (Dalmas) di lapangan Mako Polres Simalungun, Rabu, 4 Februari 2026.


SIMALUNGUN-TURANGNEWS.COM-Puluhan personel Polres Simalungun tampak serius mengikuti pelatihan pengendalian massa (Dalmas) di lapangan Mako Polres Simalungun, Rabu, 4 Februari 2026. Pelatihan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Simalungun.


Kepala Bagian Operasional Polres Simalungun, Kompol M. Manik, SH, MH, saat dikonfirmasi Rabu malam, sekitar pukul 20.40 WIB, menjelaskan tujuan dan latar belakang pelaksanaan pelatihan tersebut. "Pelatihan Dalmas ini merupakan kegiatan rutin yang wajib diikuti oleh seluruh personel kami. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan," ujar Kabag Ops membuka penjelasannya.


Pelatihan yang digelar di Lapangan Mako Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun ini diikuti oleh berbagai jajaran personel. Mulai dari perwira, bintara Polres Simalungun, hingga personel Polsek se-jajaran Polres Simalungun turut berpartisipasi aktif.


"Kami menggelar pelatihan ini dengan melibatkan seluruh elemen personel. Hadir langsung Kasat Samapta Polres Simalungun AKP Heddy Marpaung, SH, Kanit Provost Polres Simalungun IPDA Hendrawan, S.Sos.I, para perwira, bintara, dan personel Polsek," ungkap Kompol M. Manik menjelaskan komposisi peserta pelatihan.


Pelatihan Dalmas ini memiliki landasan hukum yang kuat dan jelas. Kabag Ops menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan berdasarkan beberapa regulasi penting. "Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia," kata Kompol M. Manik mengawali penjelasan dasar hukum.


Selain itu, pelatihan juga mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 08 Tahun 2021 tentang Perubahan Perkap 01 Tahun 2019 tentang Sistem, Manajemen dan Standar Keberhasilan Operasional Polri. "Ini memastikan bahwa setiap kegiatan operasional kami sesuai dengan standar yang telah ditetapkan," ungkap Kabag Ops menambahkan.


Lebih lanjut, Kompol M. Manik menjelaskan bahwa pelatihan ini juga berpedoman pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa, serta Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian.


"Dua regulasi terakhir ini sangat penting karena memberikan panduan bagaimana personel harus bertindak dalam situasi pengendalian massa dengan tetap menghormati hak asasi manusia dan proporsional dalam penggunaan kekuatan," ujar Kabag Ops menekankan aspek profesionalisme.


Pelatihan Dalmas sendiri merupakan bagian integral dari kesiapan operasional kepolisian. Dalam pelatihan ini, para personel diajarkan berbagai teknik dan strategi menghadapi situasi massa, mulai dari pencegahan, pengendalian, hingga penanganan situasi yang memerlukan tindakan tegas namun tetap dalam koridor hukum.


"Kami tidak pernah tahu kapan situasi akan memerlukan pengerahan personel untuk pengendalian massa. Bisa jadi ada aksi demonstrasi, unjuk rasa, atau kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Dengan pelatihan ini, personel kami siap mengamankan dengan profesional," ucap Kompol M. Manik menjelaskan urgensi pelatihan.


Kabag Ops juga menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar diarahkan untuk meningkatkan kapasitas personel. "Materi yang diberikan sangat aplikatif dan sesuai dengan kondisi lapangan. Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kemampuan yang sama dalam menangani situasi massa," ungkap Kompol M. Manik.


Pelatihan Dalmas di Polres Simalungun juga menjadi bukti komitmen institusi kepolisian dalam menjaga profesionalisme. Di tengah berbagai dinamika sosial dan politik yang terjadi di masyarakat, kesiapan personel dalam menangani berbagai situasi menjadi kunci terciptanya keamanan dan ketertiban.


"Kami berharap dengan pelatihan ini, masyarakat Simalungun bisa merasa lebih aman dan tenang. Polres Simalungun selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban dengan profesional dan proporsional," kata Kompol M. Manik menegaskan.


Di akhir penjelasannya, Kabag Ops mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan. "Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Mari kita jaga bersama kondusivitas wilayah Simalungun," pungkas Kompol M. Manik menutup pernyataannya dengan optimis. (FP).

×
Berita Terbaru Update