MEDAN-TURANGNEWS.COM-FKPPN tidak membatasi bagi siapa saja yang minat untuk bergabung menjadi anggota atau pengurus FKPPN, namun sebagai anggota, FKPPN berharap anggota atau pengurusnya dapat mengikuti ritme dan irama perjuangan FKPPN, jika ada oknum personal anggota yang ingin tampil sendiri dan ingin mendapat apresiasi secara pribadi, tentu tidak harus bergabung di FKPPN, karena FKPPN menganut kolektif kolegial, kebersamaan dalam berjuang dan kebersamaan dalam menuai keberhasilan, demikian pendapat Ketua Harian 1 FKPPN, M. Jamil Sipayung SH, MH saat dikonfirmasi oleh wartawan ini, terkait adanya Oknum Anggota dan Pengurus yang diduga telah berkhianat dengan mengibarkan bendera sendiri, Kamis (05/02/2026) sekira pukul : 17.30 WIB.
"Ada beberapa tokoh yang semula bergabung, namun belakangan ini kelihatan hanya lebih mengedepankan misi pribadinya, maka di FKPPN tidak membenarkan," sebut Ketua Harian 1 mengakhiri keterangnya.
Senada juga disampaikan oleh Bendahara Umum DPN FKPPN Paijo Karyodiwiryo, saat dikonfirmasi menyebutkan, "Iyah, kita tidak mentolerir adanya oknum pengkhianat di tubuh FKPPN, perlu diingat FKPPN tidak butuh banyak anggota, bagi siapa yang merasa tidak suka disini silahkan keluar, biar FKPPN anggotanya sedikit tapi bisa punya etos kerja dan kesetiaan, DPW harus menegur jika ada oknum anggotanya yang secara langsung telah terbukti bersalah," sebutnya.
Sementara Ketua Umum DPN FKPPN Drs. HN, Serta Ginting dengan tegas menyebutkan akan memecat bagi Oknum Anggota dan Pengurus FKPPN yang coba-coba berkhianat dan tidak tunduk aturan dan ketentuan FKPPN.
"Kita akan pecat itu inisial "BH" yang diduga telah berkhianat, saya akan perintahkan Sekjen untuk segera mengeluarkan surat pemberhentiannya," sebut Serta dengan tegas saat dikonfirmasi wartawan ini.
Selanjutnya Serta Ginting mengatakan, "karena kita tidak pernah melarang anggota untuk bergerak dan berbuat, kalau katanya ada kita melarang, kapan kita melarang, kita melarang karena memang waktunya itu belum pas, seperti ini lusa kita akan rapat, mau keras atau tidak tergantung dari hasil rapat nantilah, saya selama ini di Jakarta terus melakukan kordinasi ke Manajemen, dan sejauh ini menurut saya masih ada harapan terkait dana kompensasi uang beras pensiunan PTPN IV," jelasnya.
Mengakhiri keterangnya Serta Ginting mengatakan, "kalau memang tidak harapan yah saya nanti yang paling depan kalau untuk itu, jadi saat ini posisinya sudah kita sampai ke Manajemen jika para Pensiunan ini sudah pada marah dan bereaksi, makanya lusa rapat kita dengan Manajemen, jadi hari Senin kita akan di undang kembali oleh Manajemen diantaranya buk Endang dan Petinggi Holding lainnya, mereka minta tiga orang dari FKPPN dan tiga orang dari P3RI hari Senin malam, jadi yah kita tunggu dulu lah hasil pertemuan nanti hari Senin tanggal : 09 Februari 2026, mudah-mudahan hasilnya seperti yang kita harapkan, nanti setelah pertemuan jumpa kita yah, OK," pungkasnya. (SA).

