-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Setidaknya 14 Pelajar MTSN Kisaran Histeris dan Dilarikan ke RSU H.Abdul Manan Simatupang, Diduga Keracunan MBG.

Senin, 14 September 2026 | 04.48.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-14T11:48:09Z
Keterangan Photo : Situasi di RSUD HAMS Kisaran mencekam. Satu per satu siswa terus berdatangan dengan keluhan yang sama.


KISARAN-TURANGNEWS.COM-Sebanyak 14 siswa MTSN Kisaran, Kabupaten Asahan histeris diduga keracunan massal usai menyantap Menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Para korban mengalami mual, sesak napas, pusing, badan pucat dan berkeringat dingin usai makan siang yang disuplai dapur milik Yayasan APH.


Korban yang merupakan warga kawasan Kantor Pajak Kisaran itu mengaku trauma dan bibirnya bergetar saat dimintai keterangan. "Menunya jam 12.00 tadi acar nenas, timun, semangka rasanya pahit, sambal tempe dan rendang daging ayam," ungkap sejumlah siswa kompak yang dibenarkan orang tuanya saat terbaring lemas di IGD RSUD H.Abdul Manan Simatupang, Senin petang 14 September 2026 sekira pukul 15.00 WIB.


Situasi di RSUD HAMS Kisaran mencekam. Satu per satu siswa terus berdatangan dengan keluhan yang sama. Sebagian histeris ketakutan, sebagian pucat tak berdaya. Petugas medis kewalahan menangani lonjakan pasien dugaan keracunan MBG tersebut.

Dugaan keracunan tidak hanya terpusat di RSUD HAMS. Pengunjung rumah sakit menyebut sejumlah siswa lainnya juga dilarikan dan dirawat di RS Wira Husada Kisaran. Orang tua korban yang mendampingi mengaku syok dan menyatakan takut mengizinkan anaknya kembali menyantap MBG ke depan jika keamanannya tidak dijamin.


Pihak rumah sakit belum berani menyimpulkan penyebab pasti. Dirut RSUD HAMS Simatupang dalam wawancara singkat menyebut sejumlah siswa harus menjalani rawat inap dan observasi intensif untuk memastikan racun pemicunya. Namun fakta bahwa gejala muncul serentak usai menyantap menu yang sama menguatkan dugaan keracunan MBG.


Aparat kepolisian dan intelijen terpantau siaga di lokasi rumah sakit untuk mengamankan situasi. Masyarakat Asahan kini menuntut Presiden Prabowo Subianto turun tangan. Jika terbukti menu MBG dari Yayasan APH menjadi penyebab, negara harus bertindak tegas, bukan tutup mata. (ZA).

Editor : Eka Ratna Dilla SH.

×
Berita Terbaru Update