DELI SERDANG-TURANGNEWS.COM-Proses Pekerjaan Proyek Pengaspalan peningkatan ruas jalan Sp.pasar baru - Rumah kinangkung di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang yang dikerjakan oleh CV.Annisa Graha yang bersumber dana dari APBD Deli Serdang tahun 2026 dengan anggaran Rp 3.511.017.000,00 tuai sorotan diduga dikerjakan asal jadi serta pengawasan dari Dinas terkait lemah.
Hal ini dapat dilihat saat awak media turun kelokasi pekerjaan proyek pada Selasa, (1/9/2026), terlihat proses pengerjaan sebagian ruas jalan sudah memasuki proses pengaspalan, namun dilokasi tidak ada pengawas dari dinas SDABMBK.
Peningkatan ruas jalan Sp. Pasar Baru - Rumah Kinangkung ini sebelumnya lebar badan jalan 4 meter di tingkatkan menjadi 5 meter dan sesuai informasi dari para pekerja pekerjaan proyek pekerjaan pengaspalan jalan ini sepanjang 1,5 Km.
Menurut pengakuan masyarakat pekerjaan proyek pengaspalan ini menduga tidak sesuai dengan spek atau ra nya atau bisa disebut proyek asal jadi.
"karena selama pengerjaan kami lihat Pondasi badan jalan yang lebarnya ditambahi diragukan ketahanannya, aspalnya juga agak tipis kami lihat dimana sebagian pengaspalan yang sudah siap ada yang lonyot atau lembek, dan tadi pagi juga kami lihat ada jalan di depan lahan kami yang tergenang air dan becek langsung diaspal sama pemborong tanpa menunggu kering dulu, " ujar warga yang ditemui di lokasi.
Lanjutnya, pekerjaan didepan lahannya struktur jalannya sedikit melengkung sehingga air tidak sepenuhnya dapat mengalir dari parit kecil yang mereka buat.
Warga juga menyoroti terkait pemasangan tembok penahan air di samping badan jalan setinggi kurang lebih 30 cm di buat tampa ada menggunakan besi pengikat. bahkan kemarin sempat ada ribut ribut disini katena ada warga yang protes karena didalam cor tembok itu dibuat bambu atau kayu didalamnya."jelas masyarakat yang tidak mau namanya disebutkan
Pemasangan penahan air juga terlihat tidak seragam ukurannya diduga sengaja dilakukan menghemat bahan material.
Masyarakat berharap, Bupati Deli Serdang melalui dinas terkait dapat membantu mencari solusi untuk pembuangan air dari jalan ini agar tidak masuk ke area mas masjid dan kalau bisa pemerintah harus lebih mengawasi proses pengaspalan ini, bila perlu diturunkan tim ahli atau audit agar pekerjaannya tidak asal jadi.
Terkait hal ini Leo Marpaung dari pihak rekanan yang dikonfirmasi mengatakan bahwa proyek yang dilaksanakannya sudah sesuai dengan standar, terkait yang dikeluhkan warga ia mengaku sudah mengerjakan lebih dari yang semestinya " sambungan parit itu sebenarnya bukan pekerjaan kami, tapi kerena ada permintaan dari pemerintah desa kami kerjakan" ujar Leo. (HS).
Editor : Eka Ratna Dilla SH.



