-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Garda Disiplin Tercoreng : Oknum Provos Polda Sumut Diduga Usir Pers dan Terima Amplop dari Kapolres di Acara Sertijab Irwasda.

Kamis, 17 September 2026 | 01.33.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-17T08:47:31Z

Keterangan Photo : (tanda panah merah) Oknum Provos Di Polda Sumut Diduga Menerima Amplop dari Oknum Kapolres.


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Citra Polri sebagai garda terdepan penegak disiplin dan keadilan kembali tercoreng. Oknum anggota Provos Polda Sumatera Utara diduga menunjukkan sikap arogan dan tidak profesional dengan mengusir awak media yang tengah menjalankan tugas jurnalistik.


Peristiwa memalukan ini terjadi di Mapolda Sumut, tepatnya di area Aula Tri Brata dan parkiran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), pada Kamis (17/09/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, saat berlangsungnya acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Irwasda Polda Sumut dan sejumlah Kapolres jajaran.


Pantauan awak media di lapangan, sejumlah personel Provos Polda Sumut tampak berdiri tegak melakukan pengamanan area ketika para Pimpinan, PJU, dan para Kapolres hadir. Namun ironisnya, pengamanan tersebut justru menyasar wartawan.


Saat awak media yang bertugas di bidang Humas Polda Sumut hendak melakukan peliputan dan konfirmasi terkait terobosan serta program kerja pejabat baru, mereka justru diusir oleh oknum Provos tersebut.


Ketika dikonfirmasi, jawaban oknum Provos tersebut terkesan mencengangkan dan arogan, "Mau ngawal para Kapolres".


Pertanyaan besar muncul, apakah tugas Provos adalah mengawal Kapolres hingga harus mengusir wartawan ? Padahal tugas awak media jelas dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, untuk meliput acara resmi Sertijab dan memberikan ucapan selamat serta menggali program kerja pejabat baru demi kemajuan Polri.


Detik-Detik Diduga Terima Uang


Kejanggalan tak berhenti di pengusiran. Dua oknum Provos Polda Sumut, salah satunya diduga berpangkat Aiptu dengan inisial marga SNB, terlihat mengawal seorang Kapolres yang keluar dari Aula Tri Brata menuju parkiran halaman Ditreskrimsus.


Setelah Kapolres tersebut naik ke mobil dinasnya, kedua oknum Provos tersebut diduga menerima sejumlah uang dari Kapolres tersebut. Peristiwa itu disaksikan langsung oleh beberapa awak media.


Tak lama berselang, salah seorang awak media lokal yang dikenal kiprahnya dalam membantu pemberitaan kegiatan di Polres jajaran, menyapa seorang Kapolres dengan suasana akrab. Kapolres tersebut bahkan memberikan bantuan uang untuk paket pulsa sebagai bentuk apresiasi.


Melihat hal itu, oknum Provos bermarga SNB tersebut diduga tidak senang dan langsung mendatangi serta mengusir awak media tersebut dengan nada tinggi. Kesempatan itu kemudian diduga digunakan oknum tersebut untuk menghadap Kapolres yang sama dan diduga meminta sejumlah uang juga di hadapan para awak media.


Hingga berita ini diturunkan, Kapolda Sumut dan Kabid Propam Polda Sumut belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan pemerasan berkedok pengamanan dan pengusiran wartawan oleh oknum anggotanya tersebut.


Awak media meminta Propam Polda Sumut dan Divpropam Polri untuk segera memeriksa dan menindak tegas kedua oknum Provos tersebut jika terbukti bersalah, karena telah mencoreng nama baik institusi Polri dan menghalang-halangi tugas jurnalistik. (TIM).

Editor : Eka Ratna Dilla SH.


×
Berita Terbaru Update