-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kenangan Pahit Warga Aceh Tamiang Setelah Banjir Bandang, Usaha Yang Dirintis Selama 1,5 Tahun Kini Menjadi Kenangan.

Minggu, 14 Juni 2026 | 00.04.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-14T07:04:10Z

Keterangan Photo : Ilustrasi Warga Aceh Tamiang Yang Usaha Ternaknya Hanyut Bersama Banjir Bandang, Namun Janji Pemerintah Untuk Membantu Kembali Usaha Ternaknya Tidak Kunjung Datang.


ACEH TAMIANG-TURANGNEWS.COM-Usaha ternak yang dirintis selama satu setengah tahun, kini hanya menjadi sebuah kenangan pahit, pasca banjir bandang hidrometeorologi yang  meluluh lantakkan Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2025 silam. 


Sebut saja Fendy warga Kampung Kota Lintang, yang memulai usahanya dari 2 ekor anak ayam dari kecil, dengan penuh ketekunan ia bersabar hingga lama kelamaan, usaha ternak ayam yang di tekuninya berjalan dan berkembang pesat, selama satu tahun setengah ternaknya mencapai ratusan ekor. Bukan itu saja telurnya juga banyak yang order bukan dari warga sekitarnya saja namun dari Langkat Sumatera Utara juga ada yang pesan.


Namun apalah daya semenjak pasca banjir bandang selama 7 bulan ini, belum ada bantuan usaha  ternak ayam sama sekali dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Sampai saat ini pendataan yang dilakukan dari desa beberapa bulan yang lalu hingga kini belum juga ada kabarnya, petugas yang datang menanyakan usaha ternaknya hingga saat ini hanya sebuah pepesan kosong belaka. 


"Sebelum banjir bandang menerpa desa kami ini, usaha saya beternak ayam Alhamdulillah berkembang bang, selain menjual ayam saya juga menjual telur ayam, dari usaha yang saya rintis 1,5 tahun Alhamdulillah dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari waktu itu, namun saat ini cerita itu hanya tinggal kenangan lah bang, semuaa hanyut bersama banjir bandang datang, sementara bantuan ternak yang dijanjikan oleh Pemerintah, baik itu pusat maupun daerah hingga saat ini belum juga ada kabarnya," ungkap Fendi, Minggu (14/06/2026).



Mengakhiri keterangnya Fendi mengatakan, "jujur hingga saat ini saya bingung mau mulai usaha dari mana bang, karena jujur saya tidak punya modal lagi untuk memulai usaha ternak ayam kembali, saya sangat berharap sekali bantuan dari Pemerintah benar-benar direalisasikan bang, kiranya Pemerintah tidak cuma tinggal janji terkhusus kepada yang terhormat Bapak Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian yang juga membidangi urusan peternakan di Indonesia, kiranya sudilah menginstruksikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan bapak Agung Suganda untuk segera merealisasikan bantuan ternak buat kami warga Aceh Tamiang yang menjadi korban banjir bandang," pungkasnya. (SA).

×
Berita Terbaru Update