-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dandim 0117/Aceh Tamiang Dampingi Tim Was Itjenad Mabes TNI Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tamiang.

Selasa, 19 Mei 2026 | 06.55.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-19T13:55:17Z

Keterangan Photo : Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra jaya dan Rombongannya Tinjau Jembatan Gantung Perintis Garuda Di Desa Bandar Mahligai, Kabupaten Aceh Tamiang. Selasa (19/05/2026).


ACEH TAMIANG-TURANGNEWS.COM-Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra jaya, S.Sos, M.M., Dampingi Tim Pengawasan (Was) Itjenad Mabes TNI, Brigjen Bambang Wawan Setiawan bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan dan pengecekan Jembatan Gantung Perintis Garuda Di Desa Bandar Mahligai, Kabupaten Aceh Tamiang. Selasa (19/05/2026)


Dalam kunjungan tersebut, Brigjen Bambang Wawan Setiawan didampingi Kolonel Arm Ali Nabhan, Kolonel Arm Arof Rahman, Kolonel Inf Marthen Pasunda, Kolonel Czi Bambang Isawandaru, dan Kolonel Inf Dodik Novianto. Rombongan turut didampingi Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran beserta Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M.


Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi dan fungsi jembatan yang menghubungkan dua desa, yakni Desa Bandar Mahligai dan Desa Sekerak Kiri, pasca bencana banjir bandang yang sempat memutus akses masyarakat.



Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0117/Aceh Tamiang, Brigif 25 Siwah Lhoksukon, Yon TP 853 Pedawa Idi Aceh Timur, serta Vartical Rescue Indonesia dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana.


Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran menyampaikan "Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia sesuai arahan pembangunan jembatan Gantung Perintis Garuda sebagai penghubung dua desa, yakni Desa Bandar Mahligai dan Desa Sekerak Kiri, telah rampung dibangun dengan panjang bentangan 240 meter dan lebar 1,2 meter", ujarnya.


Pada kesempatan yang sama, Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya menjelaskan bahwa "Pembangunan jembatan dilakukan setelah banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu yang luar biasa menyebabkan akses antar desa terputus total.


"Sesuai perintah Presiden Republik Indonesia kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk membangun Jembatan Gantung Perintis Garuda. Jembatan ini rampung dalam waktu kurang lebih tiga bulan", ungkapnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi atas terwujudnya pembangunan jembatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Dandim berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik demi kelancaran aktivitas sehari-hari", tutur Letkol Arm Raden Subhi. (REN).

×
Berita Terbaru Update