Keterangan Photo : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meraih penghargaan Terbaik II kategori Creative Financing tingkat kota se-Region I Sumatera dari Kemendagri.
PALEMBANG-TURANGNEWS.COM-Pemerintah Kota (Pemko) Medan meraih penghargaan Terbaik II kategori Creative Financing tingkat kota se-Region I Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/04/2026) sekira pukul : 21.00 WIB.
Capaian ini menambah deretan prestasi Pemko Medan di tingkat nasional, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan daerah yang dinilai semakin efektif dan inovatif.
Wali Kota Medan Rico Waas, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan pemerintah pusat tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi suntikan semangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan pengelolaan anggaran yang baik dan transparan,” ujarnya.
Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata atas kinerja pengelolaan keuangan daerah yang terus mengalami perbaikan.
Rico Waas juga berharap capaian ini dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan ke depan.
“Tujuan akhirnya jelas, yaitu untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan PAD yang semakin baik dan pengelolaan anggaran yang inovatif, kita bisa membangun Medan menjadi kota yang lebih maju dan inklusif,” katanya.
Dalam kategori Creative Financing, pemerintah pusat menilai kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber daya serta menciptakan inovasi pembiayaan guna mendukung pembangunan.
Aspek penilaian meliputi inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan perusahaan milik daerah, serta optimalisasi aset daerah.
Selain itu, pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR), Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) juga menjadi indikator penilaian. (Mas Supri).

