BAH JAMBI-TURANGNEWS.COM- Diperkirakan lebih 500 Orang Lebih memadati Wisma Sitalasari PTPN IV Regional 2 Bah Jambi, untuk mengikuti jalannya Sosialisasi terkait Pembayaran Konpensasi Uang Beras Pensiunan Karyawan Eks PTPN 3 dan Eks PTPN 4 yang dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Purnakarya Perkebunan Nusantara (FKPPN), Kamis (23/04/2026) sekira pukul : 10.00 WIB hingga pukul : 13.00 WIB.
Kegiatan dibuka oleh Paijo Karyodiwiryo sebagai Ketua Panitia Kegiatan Sosialisasi Akbar, yang dalam kesempatannya Paijo Karyodiwiryo mengucap syukur dan terimakasih atas antusias para pensiunan untuk menghadiri kegiatan.
"Alhamdulillah, antusias kawan-kawan pensiunan sangat tinggi untuk menghadiri kegiatan Sosialisasi ini, sejujurnya kami selaku Panitia memprediksi sekitar 300 orang yang hadir, namun berdasarkan daftar hadir yang kami jalankan, ternyata yang hadir mendekati 500 orang pensiunan, semoga dari kegiatan ini kita dapat memahami dan tahu pasti kapan dan bagaimana mekanisme tentang pembayaran uang beras, yang kami laksanakan atas nama Organisasi Pensiunan Karyawan yang keberadaannya diakui sebagai Stakeholder Manajemen," ucap Paijo Karyodiwiryo diakhir kalimatnya.
Dilanjutkan kata sambutan oleh Ketua DPW FKPPN Sumut Ir. Raden Heru Pradoyo, yang dalam kesempatannya mengatakan, "hadirnya FKPPN adalah untuk memperjuangkan hak para pensiunan yang masih tertunda, termasuk diantaranya masalah uang beras pensiunan eks PTPN 3 dan 4 yang sekitar 8 bulan tidak dibayar oleh Manajemen, dan FKPPN sudah berjuang sejak awal dicetuskannya akan dihapusnya uang beras pensiunan, sehingga terbayarkanlah dua bulan yang dilanjutkan dengan rencana pembayaran Lump Sump (sekaligus), dan untuk pembayaran Lump Sump sudah ada 14 tahapan yang dilalui, dan untuk yang terakhir Manajemen tinggal menunggu pendamping pihak Jamdatun (Kejaksaan), mengingat uang yang akan dibayarkan jumlahnya tidak sedikit, maka percaya jika FKPPN akan terus mendorong pihak Manajemen sampai terbayarkan uang beras pensiunan," ucapnya, mengakhiri keterangnya, selanjutnya Raden Heru Pradoyo memperkenalkan para Ketua DPD FKPPN sebagai akar Perjuangan Organisasi FKPPN kepada semua Pensiunan yang hadir.
Sementara Ir. Baginda Pangabean selaku Sekjen DPN FKPPN dalam kesempatannya menyampaikan, "kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil kesepakatan antara Manajemen PTPN PalmCo dengan DPN FKPPN yang digelar di LPP Jogjakarta, pada hari Senin (09/03/2026 yang lalu. Selanjutnya merespon adanya tudingan oleh pihak-pihak yang berusaha mengkaburkan usaha dan perjuangan FKPPN sebagai Organisasi Pensiunan Karyawan yang diakui sebagai Stakeholder, maka FKPPN perlu mengambil langkah tegas untuk melakukan Sosialisasi langsung ke para Pensiunan Karyawan.
"Bersama ini saya sampaikan, jika uang beras pensiunan sesuai janji Manajemen akan di bayarkan akhir bulan April ini, dan paling lambat di Minggu awal Bulan Mei 2026, karena Manajemen saat ini menunggu hasil pendampingan dari Jamdatun, maka untuk itu diharapkan kepada kita semua untuk bisa lebih bersabar," sebut Ir. Baginda Pangabean.
Namun, saat Sekjen ingin melanjutkan penjelasannya, tiba-tiba satu orang pensiunan berdiri dan menyampaikan usulannya dengan pernyataan, "jika sampai dengan April ini belum juga dibayarkan, dan harus menunggu lagi di Minggu awal bulan Mei, jika bisa tolong sampaikan duku pembayaran didepan berbentuk panjar, mengingat sudah 8 bulan uang beras kami ini tidak dibayarkan," ucapnnya, yang disambut sorak setuju oleh seluruh pensiunan yang hadir sekira 500 an orang.
Mendengar usulan dan permintaan peserta Sosialisasi, Sekjen Ir Baginda Pangabean langsung respon menjawab dengan kalimat, "siap pak, apa yang bapak usulkan hari ini akan kita sampaikan ke Manajemen, dan kita akan tegaskan jika Akhir April belum dibayarkan, kita akan minta Panjar bayar di bulan April yang nilainya antara Rp. 1 juta hingga 1,5 juta, menunggu pembayaran Lump Sump (sekaligus) yang akan dibayarkan di Minggu awal Bulan Mei, sepakat yah," sebutnya mengakhiri keterangnya, yang langsung direspon "setuju" dengan suara lantang dan tegas oleh ratusan Pensiunan di Wisma Sitalasari Bah Jambi, sambil teriakan "Hidup FKPPN."
Senada Ir. Sulaiman Lubis selaku Waketum, mewakili Ketua Umum DPN FKPPN Ir, H, Serta Ginting, menyampaikan pesan dan kesan ke semua pensiunan yang hadir, "hari ini FKPPN hadir ditengah-tengah para pensiunan untuk menjawab pertanyaan, kenapa hingga saat ini belum juga dibayarkan uang beras oleh Manajemen, sama-sama kita tadi sudah mendengar jika uang beras pensiunan sesuai janji Manajemen, akan di bayarkan akhir bulan April ini, dan paling lambat di Minggu awal Bulan Mei 2026," ucapnya.
"Tentunya ada yang bertanya kenapa kemungkinan kembali molor hingga Minggu awal Bulan Mei ? Jawabannya karena, sebelumnya cara penghitungannya itu oleh Manajemen dikelompok-kelompokan, contoh kelompok usia 60 hingga 65, atau kelompok usia 70 hingga usia 75, nah sistem kelompok inilah yang dirombak menjadi kelompok berdasarkan usia yang sama, contoh usia 60 tahun berapa orang, begitu seterusnya, nah dengan perubahan cara penghitungan ini tentunya mengakibatkan penambahan jumlah yang akan dibayarkan, demikian saya sampaikan kiranya bisa kita pahami bersama yah," papar Waketum mengakhiri keterangnya.
Kegiatan termonitor berjalan dengan lancar dan sukses sesuai harapan, yang dilanjutkan dengan makan bersama, sebelum beranjak pulang ke rumah masing-masing, kembali pensiunan yang hadir meminta kepada FKPPN agar dapat dengan tegas saat menyampaikan keluh kesah mereka (pensiunan) kepada Manajemen. (SA).

