-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pasca Libur Lebaran, Pimpinan Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, "Bulog Siap Salurkan Bantuan Pangan ke Penerima Manfaat."

Sabtu, 28 Maret 2026 | 07.54.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-28T14:54:37Z

Keterangan Photo : Pimpinan Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto.


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mulai menyalurkan bantuan pangan kepada penerima manfaat setelah libur Lebaran 2026.


"Mulai hari ini, kami kembali menyalurkan bantuan pangan di beberapa daerah di Sumut," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Sumut, Jum'at (27/03/2026).


Ia mengatakan bantuan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng merek Minyakita untuk alokasi Februari dan Maret 2026 di daerah Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Dairi, dan Kota Sibolga.


Lebih lanjut, untuk Dairi jumlah penerima mencapai 42.554 orang atau sekitar 14 persen dari total sasaran. Pakpak Bharat, penyaluran telah mencapai 6.486 penerima atau 100 persen.


Sementara di Kota Sibolga, sebanyak 14.245 penerima atau sekitar 95 persen telah menerima bantuan.


"Secara total, penyaluran di Sumut baru mencapai sekitar dua persen atau 36.213 penerima dari total sekitar 1,7 juta penerima untuk alokasi Februari dan Maret 2026," katanya.


Ia menambahkan pihaknya akan terus melanjutkan penyaluran bantuan pangan bersama pemerintah daerah di wilayah Sumut lainnya.


"Percepatan penyaluran bantuan pangan itu merupakan upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.


Budi juga menyampaikan untuk memenuhi alokasi bantuan tersebut, Bulog membutuhkan sekitar 35.000 ton beras dan tujuh juta liter minyak goreng Minyakita.


Menurut dia, jumlah penerima bantuan pangan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan periode Oktober-November 2025 yang tercatat sebanyak 844.696 penerima.


Ia berharap penyaluran bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi serta kabupaten/kota dalam mengendalikan inflasi pangan. (**).

×
Berita Terbaru Update