ACEH TIMUR-TURANGNEWS.COM-Sebanyak 16 KPM penerima BLT Extrim anggaran yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026 telah tersalurkan dengan lancar dan sukses, adapun masing masing penerima mendapat Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah) per bulan,dengan total yang disalurkan Rp. 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) dari bulan Januari-maret.
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada keluarga penerima manfaat dan diputuskan melalui musyawarah Desa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa untuk mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem,penurunan persentase BLT dana desa tersebut secara otomatis membuat jumlah Uang yang diterima juga menurun. Berkurangnya jumlah anggaran dikarenakan adanya pemotongan anggaran Dana Desa dari Pusat dikarenakan Implementasi PMK Nomor 7 Tahun 2026, di mana 58,03% dana desa wajib untuk Koperasi Desa Merah Putih.
Otomatis pembangunan infrastruktur desa tertunda/batal, program pemberdayaan berkurang, dan operasional desa terbatas.
Keuchik Seneubok Barat Hasbi Afifuddin menjelaskan kepada awak media bahwa tahun 2026 ini ada pemangkasan anggaran secara Drastis,dengan rata rata alokasi per desa turun dari kisaran 1 Milyar menjadi dibawah Rp.400 Juta per desa
"Tahun 2025 kemarin kami dari Aparat Pemerintah Gampong Seuneubok Barat masih menyalurkan Rp.300 Ribu per bulanya akan tetapi di tahun 2026 ini terpaksa di kurangi menjadi Rp.200 Ribu per bulannya dikarenakan adanya pemotongan Dana Desa dari pusat," pungkas Geuchik Hasbi.
Dalam penyaluran BLT Extrim tersebut selain Geuchik turut di dampingi Aparat Gampong Seneubok Barat,Anggota Babinsa Koramil Idi. (REN).

