TAPANULI SELATAN-TURANGNEWS.COM- Warga Kelurahan RIANIATE Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara sangat Kecewa dengan pelayanan dari Kelurahan tersebut yang selalu tutup kantor di jam-jam dinas berlangsung.
"Bingung kita bang memang lihat Kantor Kelurahan Kantor Rianiate ini, kapan bukannya, selalu saja tutup bang, saya sudah bolak-balik dalam dua hari ini datang ke Kelurahan untuk ngurus surat pemberkasan untuk anak saya yang ingin berangkat kerja ke Malaysia, tapi kantor lurah enggak buka-buka, satu orangpun pegawainya tidak ada ditempat, kalau Lurahnya Putra daerah sini tapi entah kapan masuknya, infonya diduga seminggu sekali lurah itu masuk," sebut Boru Regar, Kamis (26/02/2026) sekira pukul : 10.30 WIB.
Atas informasi warga, Wartawan ini mencoba untuk melakukan investigasi sekaligus ingin bersilaturahmi ke sang Lurah Rianiate, pada hari ini Jum'at (27/02/2026) sekira pukul : 09.30 WIB, mendapati kondisi pintu gerbang Kantor Kelurahan Rianiate Kecamatan Angkola Sangkunur terbuka, namun kondisi pintu dan jendela Kantornya tutup dan tidak ada satu orangpun di Kantor Kelurahan tersebut, hanya bendera merah putih yang terpasang, bahkan ada dugaan bendera sebagai lambang negara itu tidak pernah diturunkan (24 jam terpasang setiap hari).
Dengan terbitnya berita ini diharapkan ada bentuk kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan untuk menindak Lurah yang diduga tidak memiliki tanggung jawab terhadap warganya, dengan bukti masuk Kantor diduga hanya sekali dalam satu Minggu, jika hal ini dibiarkan maka kita patut menduga Bupati Tapanuli Selatan "H. Gus Irawan Pasaribu" mendukung bawahnya untuk tidak bertanggungjawab atas kinerja dan tanggung jawabnya serta makan gaji buta. (MAH).

