-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Miris !!! Setidaknya Saat Ini Ada 40 Ribu Pensiunan Karyawan PTPN IV Yang Menanti Haknya Dari Uang Beras Yang Diduga Tertahan di Danantara, Dimana Hati Nuranimu ????

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20.04.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-15T04:17:33Z

Keterangan Photo : Hanya Ilustrasi di Danantara.


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Ada kurang lebih 40 ribu jiwa Pensiunan Karyawan PTPN IV yang saat ini menantikan haknya yaitu Uang beras, yang hingga hari ini Minggu (15/02/2026) haknya masih tertahan katanya di Danantara, yang konon katanya Danantara ini berfungsi untuk mempercepat transformasi bisnis menjadi lebih efisien, transparan, dan produktif, hingga timbul pertanyaannya apa dasar Danantara juga menahan uang beras pensiunan ??? 


Saat ini melalui Organisasi Pensiunan Karyawan PTPN, baik dari FKPPN maupun dari P3RI, para Pensiunan Karyawan merasa sudah jenuh dengan kalimat, "Permohonan Sudah di Setujui dan Akan Segera Dibayarkan, Tinggal Menunggu Persetujuan Danantara," namun baik FKPPN maupun P3RI tidak bisa jelas menjawab kapan pastinya di bayarkan, yang berlindung dengan kalimat "Sabarlah Kita Tunggu Saja."


Keadaan makin geli dan konyol manakala FKPPN dan P3RI berusaha menyabarkan para Pensiunan, muncul ada Organisasi Pensiunan Karyawan yang menamakan dirinya "Persaudaraan Pensiunan Karyawan Perkebunan Nusantara IV (PPKPN4," ibarat Supermen layangkan surat ke DPR-RI untuk RDPU terkait Hak Pensiunan Karyawan atas uang beras, namun sayangnya ketika surat PPKPN4 direspon oleh DPR-RI hingga di jadwalkan RDPU pada hari Rabu (11/02/2026), namun sayangnya pihak PPKPN4 diduga tidak hadir di Jakarta, dan saat di konfirmasi Wartawan ini pada hari Rabu (11/02/2026) sekira pukul : 15.58 WIB, terkait hasil RDP nya di DPR-RI, Budiman Harahap menjawab, "Siap pak supri, Salam sehat selalu, Maaf bosqu, masih di jalan, nanti kita telponan aja," tulisnya, namun hingga hari ini Minggu (15/02/2026) belum ada kabarnya lagi, maka diduga kuat pihak PPKPN4 tidak menghadiri RDP yang mereka usulkan sendiri ke DPR-RI.


Mengingat surat balasan dari DPR-RI untuk PPKPN4 sudah sangat viral di Medsos, dan ada lebih kurang 40 ribu jiwa Pensiunan Karyawan berharap RDP membuahkan hasil, namun sayangnya para Purnakarya/Pensiunan Karyawan diduga hanya kena Prank doang dari PPKPN4, nasib-nasib.


Selanjutnya, mengutip tuitan dari EMRI SUHAIDI, yang merupakan Pensiunan Karyawan PTPN IV Distrik I Bah Jambi,  Kab. Simalungun, yang beredar di group WhatsApp yang mengatakan, "uang beras pensiun bukanlah pemberian, tapi adalah hak para pensiunan khususnya pensiun karyawan PTPN IV, Karena kita sewaktu karyawan telah membayar melalui pemotongan DAPENBUN setiap bulannya. Pengurus P3RI saya ingatkan, kalau kalian tidak tahu gak usah jadi pengurus. Karena ada tiga "kejelekan pengurus", 1. NGGAK TAHU, 2. PURA-PURA NGGAK TAHU, dan 3.  NGGAK MAU TAHU," tulisnya.


Tulis EMRI SUHAIDI lagi, "Coba kita bayangkan, saat ini jumlah pensiunan PTPN IV lebih kurang 40.000 orang  X uang beras 200.000/bulan = 8 Milyar/bulan. Dan sudah berapa lama uang beras nggak di bayarkan ? ADA APA ? APA ADA? DAN DI MANA UANG TERSEBUT DI ENDAPKAN?  Apakah di BANK ? 


Miris memang, para pensiunan PTPN IV bukan pengemis, para pensiunan hanya menuntut haknya, kenapa di perbola  dengan kalimat yang katanya "Tunjangan Tidak Bisa Seterusnya", ingat Kata EMRI SUHAIDI uang beras itu dari gaji karyawan yang di potong setiap bulannya semasa Pensiunan itu masih Aktif Karyawan. "Salam Akal Sehat." (EKA).

×
Berita Terbaru Update