-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepala Staf Presiden Dapat Tugas Dari Presiden Prabowo Untuk Kumpulkan Video Yang Menghina MBG.

Jumat, 13 Februari 2026 | 05.56.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T13:56:01Z

Keterangan Photo : Dapat Perintah dari Presiden Prabowo Subianto, Kepala Staf Presiden (KSP) Qodari langsung berdiri dan memberi gestur hormat kepada Prabowo.


JAKARTA-TURANGNEWS.COM-Presiden  RI Prabowo Subianto memerintahkan Kepala Staf Presiden (KSP) Qodari, untuk mengumpulkan klip video yang memfitnah dirinya dan menghina bangsa Indonesia melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). 


"Pak Qodari, tolong dikumpulin yah video klip-video klip yang ramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, MBG ini katanya penghinaan kepada bangsa Indonesia ? kata Prabowo dalam peresmian SPPG dan gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar), Jumat (13/02/2026).


Qodari yang hadir tampak langsung berdiri dan memberi gestur hormat kepada Prabowo. Prabowo menekankan, dirinya ingin menyelamatkan anak Indonesia melalui MBG.


Prabowo pun heran kenapa orang-orang memfitnah dirinya justru menghina Indonesia dengan meluncurkan MBG. Prabowo ingin menonton video klip yang nantinya dikumpulkan Qodari setiap malam.


Melalui video tersebut, Prabowo akan melihat, apakah benar dirinya menghina bangsa Indonesia. 


"Aku minta, biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat. Enggak apa-apa. Apa iyah saya menghina bangsa Indonesia ?" tutur Prabowo disambut tawa hadirin.


PRABOWO INGIN MATI MEMBELA KEBENARAN. 


 Sementara itu, Prabowo menekankan dirinya sudah siap mati untuk Indonesia, bahkan sejak masih berpangkat letnan dua (letda) TNI. Maka dari itu, Prabowo memastikan dirinya tidak mungkin sampai hati menghina Indonesia. 


"Sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun. Saya ingin mati di atas jalan kebenaran. Saya ingin mati membela kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat saya. 


Ini kehormatan bagi seorang prajurit, mati untuk rakyatnya. Masa saya mau menghina. Tapi ya sudahlah. Sekarang kita buktikan bersama," imbuh dia. (**). 

Sumber : kompas.com

×
Berita Terbaru Update