ASAHAN-TURANGNEWS.COM-Usai dampingi para pedagang kaki lima yang ditertibkan oleh Satpol PP Kabupaten Asahan, Maulana Annur atau yang biasa di panggil "Aan" kepada awak media lakukan bincang-bincang di salah satu Warkop yang ada di Jalan Kartini Kisaran, Rabu (28/01/2026) sekira pukul : 09.20 WIB.
Dalam penjelasannya Aan mengatakan, "atas penertiban pedagang kaki lima milik Mbak Dewi di Jalan Cipto Kisaran, yang di lakukan oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Asahan, saya merasa terpanggil untuk mencoba membantu mediasikan dengan pihak Satpol PP," sebut Aan.
Aan yang saat ini posisinya sebagai Ketua DPD DEMOKRASI 14 GBPU ASAHAN mengaku terpanggil jiwanya, mengingat Mbak Dewi saat ini hidup sebatang kara, yang menggantungkan hidupnya hanya sebagai pedagang makanan ringan dan minuman di kaki lima.
Aan mengaku sengaja melakukan protes perdebatan. Hal itu di lakukannya Agar Pemerintahan Kabupaten Asahan serius menanggapi dan mendukung para pedagang kaki lima. Sebab menurutnya pedagang kaki lima ini adalah aktivitas masyarakat yang nyata. Yang menghasilkan pendapatan peningkatan ekonomi masyarakat dan juga daerah, Adanya pedagang kaki lima masyarakat lainnya mudah dalam membeli kebutuhannya.
Maka harus di dukung serius oleh pemerintahan Kabupaten Asahan.
Jika para pedagang kaki lima ini salah. Maka tugas pemerintah membinanya mengarahkannya melindungi dang mengayomi. Sehingga tetap dalam kerukunan hidup. Namun jangan putus kan hak mereka untuk berjualan saranya.
Lanjut Aan.
Saya memahami penertiban baik yang di lakukan oleh pemerintahan Kabupaten Asahan.
Walau pun terjadinya salah faham dan perdebatan itu hal yang biasa. Dan saya menilai satpol PP Asahan juga melaksanakan tugas penertiban PKL itu sangat baik, saya tidak menyalahkan satpol PP.
Namun saat adanya penertiban tersebut saya tidak melihat Kehadiran dinas koperindag. Dimana Dinas Koperindag ???
Itu yang membuat saya jengkel. Sebab saya ingin tahu fungsinya terhadap pedagang kaki lima dalam vision kinerjanya. Jangan lemparkan ke satpol PP saja saat ada penertiban Pedagang kaki lima.
Mana pengarahan pengayoman dari Dinas Koperindag ???
Mengakhiri keterangnya Aan mengatakan, "hanya ada harapan saya kepada Pemerintahan Kabupaten Asahan agar serius mendukung dan mempoles para pedagang kaki lima agar Kota kisaran menjadi menarik, sebagai kota yang tertata memiliki ciri khas kabupaten Asahan yang menarik dengan adanya kegiatan pedagang kaki lima," pungkasnya. (SA).

