-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Masyarakat Asahan Minta Kapolri Usut Tuntas Dugaan Mafia Migas Yang Bergabung di PT PRESISI Untuk Proyek Tol Kisaran- Indrapura.

Selasa, 23 Januari 2024 | 06.16.00 WIB | 0 Views Last Updated 2024-01-23T14:16:46Z

Keterangan Photo : Bersama GASAK Masyarakat Asahan Meminta Kapolri dan Jajarannya Dapat Mengusut Adanya Dugaan Mafia Migas Dari Pembangunan Proyek Jalan Tol Kisaran - Indrapura.



ASAHAN-TURANGNEWS.COM
- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Anak Sumatera Anti Kezaliman (GASAK) Kabupaten Asahan yang di ketuai Nanda Erlangga  dan Masyarakat anti Mafia Migas minta Kapolri, Kapoldasu dan Kapolres  Asahan AKBP Afdhal Junaidi bergabung dalam satu Tim Pencari Fakta dan melalukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap proyek nasional pembangunan Jalan Tol Indrapura-Kisaran.


Yang pengerjaannya dikerjakan oleh PT. PP Presisi Berdasarkan hasil investigasi dilapangan bahwa pengerjaan Proyek Jalan Tol tersebut yang beroperasi di Desa Sukadamai Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan diduga kuat menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar Subsidi dan meresahkan masyarakat sebab Kerap menimbulkan keresahan dan masalah ditengah tengah masyarakat.


Sesuai arahan Presiden dalam keterangan Persnya di media massa proyek nasional tidak boleh menimbulkan masalah sosial dimasyarakat dan tidak dibenarkan menggunakan material ilegal.


Sesuai UU Minerba barang siapa yang melakukan kejahatan Mineral dan Sumber daya Alam dapat diancam pidana 10 tahun dengan denda 10 milyar rupiah.



"Terutama dalam pengerjaan mesin Batching Plant yang hari ini masih beroperasi dalam pengerjaan proyek Jalan Tol Indrapura Kisaran," ungkap Nanda Erlangga Ketua Umum GASAK.


Pantauan tim dilapangan bahwa proyek tersebut sudah mulai siap dalam pengerjaan yang hari ini ditangani oleh Perusahaan PT.PP Presisi. Kami juga menduga bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki izin Amdal atau UKL/UPL dalam mengelola lingkungan dengan baik sehingga masyarakat merasa resah dengan kerusakan lingkungan yang diduga berasal dari pengerjaan proyek Tol Indrapura Kisaran. 


Kepada wartawan, Nanda Erlangga mengatakan, "Akibat operasional armada proyek tersebut banyak jalan menjadi rusak sehingga masyarakat menjadi resah, dan adalagi menyebab kecelakaan akibat jalan yang tak diperbaiki," bebernya, Senin (22/01/2023).


disini kami juga mempertanyakan penyaluran CSR yang tidak dilakukan secara transparansi kepada masyarakat.


"Maka kami meminta ketegasan dari Kapolres Asahan untuk melakukan penyelidikan di proyek tol tersebut,"ujar Nanda Erlangga sambari mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan surat pemberitahuan unjuk rasa terkait dugaan proyek tol Indrapura Kisaran. (Tim).

×
Berita Terbaru Update