JAKARTA-TURANGNEWS.COM-Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan pertemuan strategis dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban namun serius tersebut membahas penguatan sinergitas dan soliditas TNI-Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika ancaman yang semakin kompleks.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan tertinggi institusi keamanan negara sepakat untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pemberantasan berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.
"Kami bersepakat bahwa stabilitas keamanan nasional adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi kejahatan yang mengganggu rasa aman masyarakat. TNI-Polri harus solid, satu komando, satu visi untuk menjaga Indonesia," tegas Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto.
Adapun fokus utama yang menjadi pembahasan meliputi empat agenda besar :
1. Pemberantasan Narkotika : Termasuk kewaspadaan terhadap modus operandi baru peredaran narkotika cair yang disamarkan melalui rokok elektrik atau vape yang menyasar generasi muda.
2. Pemberantasan Pertambangan Ilegal (Illegal Mining): Yang tidak hanya merugikan negara secara ekonomi tetapi juga merusak lingkungan secara masif.
3. Pemberantasan Premanisme : Untuk menciptakan iklim investasi dan rasa aman di tengah masyarakat.
4. Penanganan Kejahatan Siber : Mengingat tingginya ancaman penipuan online, judi online, dan penyebaran hoaks yang dapat memecah belah persatuan.
Kapolri secara khusus menyoroti temuan dugaan modus baru narkotika cair via vape. Ia menegaskan bahwa kejahatan ini tidak bisa ditangani secara parsial.
"Modus peredaran narkoba semakin licik. Sekarang ada dugaan narkotika cair yang diedarkan melalui liquid vape. Ini ancaman serius bagi anak-anak muda kita. Oleh karena itu, pemberantasan kejahatan membutuhkan koordinasi yang kuat dan penegakan hukum tanpa kompromi," ujar Jenderal Suyudi.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyambut baik langkah penguatan sinergi tersebut dan menegaskan komitmen TNI untuk mendukung penuh langkah Polri dalam penegakan hukum.
"TNI siap back-up penuh. Sinergi TNI-Polri adalah kunci. Selama kita kompak, tidak ada kejahatan yang tidak bisa kita berantas. Rakyat butuh rasa aman, dan itu tugas kita bersama," ungkap Panglima TNI.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen untuk meningkatkan patroli gabungan, pertukaran informasi intelijen secara real-time, serta pembentukan satuan tugas (satgas) terpadu untuk isu-isu prioritas nasional.
TNI-Polri Solid, Indonesia Aman. (SA).
Sumber : Humas Polri.
Editor : Eka Ratna Dilla SH.





