KISARAN-TURANGNEWS.COM-Nasib tragis menimpa 4 orang pekerja cetak batu bata di Kabupaten Asahan, Senin (19/10/2026) sore. Satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir saat berteduh dari hujan deras. Korban meninggal merupakan warga Dadimulyo, Kecamatan Kota Kisaran Barat.
Peristiwa terjadi saat hujan deras disertai petir mengguyur wilayah Kisaran. Keempat pekerja yang sedang mencetak batu bata di lokasi pencetakan batu / kilang batu bata di Kelurahan Sidodadi, berteduh di sebuah warung / lokasi pencetakan saat petir menyambar.
Informasi yang dihimpun dari warga, lokasi korban berteduh berada di Jalan Kikir Lingkungan 3 Kelurahan Dadimulyo dan lokasi kejadian di area cetak batu di Kelurahan Sidodadi.
Satu korban meninggal dunia di lokasi. Korban meninggal diidentifikasi warga berinisial MD / Mariadi, warga Dadimulyo LK 3, anak dari almarhum Pak Sadikin. Korban disebut masih lajang. Tiga rekan lainnya dilaporkan selamat.
Innalillahi wainnailaihi rojiun. Korban MD warga Dadimulyo MD meninggal kesambar petir pas neduh di kilang bakaran batu bata, tulis warga dalam laporan duka.
Hingga berita ini dirilis, jenazah korban telah berada di rumah duka di Dadimulyo dan disemayamkan pihak keluarga. Pihak kepolisian dan BPBD Asahan belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi detail.
Imbauan : Masyarakat diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon, gubuk terbuka, atau bangunan semi permanen yang rawan sambaran petir saat hujan deras disertai petir, serta mematikan alat elektronik dan HP saat berada di area terbuka. (SA).
Editor : Eka Ratna Dilla SH.





