ACEH TAMIANG-TURANGNEWS.COM-Pasca banjir bandang dahsyat yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2025 lalu, perekonomian masyarakat hingga kini masih lumpuh total. Salah satu yang paling merasakan dampaknya adalah para pelaku usaha kecil, termasuk bengkel sepeda motor.
Iwan seorang montir sepeda motor yang beralamat di Desa Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi salah satu korban. Bengkel yang menjadi sumber mata pencahariannya mengalami kerusakan parah dan sempat tidak beroperasi sama sekali akibat banjir.
Untuk bangkit, Iwan mencoba peruntungan melalui program bantuan UMKM dari Pemerintah Pusat. Ia telah mendaftarkan usahanya sejak bulan Juni 2025 lalu dengan harapan mendapat bantuan modal usaha.
Namun, harapan itu harus pupus. Setelah dilakukan pengecekan pada bulan Oktober 2025, namanya tidak keluar sebagai penerima bantuan dalam program tersebut.
"Sudah saya daftar bulan Juni, tapi pas saya cek bulan Oktober kemarin nama saya tidak keluar," ungkap Iwan. Dan herannya lagi kenapa yang tidak ada usahanya bisa keluar namanya.
Kondisi ini membuat Iwan harus berjuang sendiri memperbaiki bengkelnya dengan modal seadanya. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada pelaku UMKM kecil di daerah yang benar-benar terdampak banjir bandang, agar dapat kembali bangkit dan memulihkan ekonomi keluarga.
Hingga saat ini, Iwan masih tetap membuka bengkelnya setiap hari demi menghidupi keluarganya, meski dengan segala keterbatasan. (REN).
Editor : Eka Ratna Dilla SH.





