Keterangan Photo : Angin Puting Beliung turun menerjang lokasi kawasan PT VME, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.
BATAM-TURANGNEWS.COM-Suasana tenang di kawasan PT VME, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, mendadak mencekam saat angin puting beliung turun menerjang lokasi, Rabu (22/7/2026), tepatnya pukul 10.30 WIB.
Saat itu, sebagian pekerja disebut-sebut sedang berteduh dari guyuran hujan. Bahkan, pihak sekuriti menyebut waktu kejadian bertepatan dengan waktu istirahat pekerja.
Namun, dalam rekaman video yang beredar, diduga ada pekerja yang berada di atas atap workshop sedang melakukan aktivitas. Atap yang diduduki pekerja itu bahkan turut terbang diangkat angin. Hingga kini, belum diketahui kondisi pekerja itu.
Polisi dan sekuriti perusahaan memberikan jawaban, bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Pekerja hanya mengalami luka ringan dan syok alias kaget.
Sejumlah pekerja mengaku sempat terkejut karena angin datang secara tiba-tiba. Mereka melihat shelter yang biasa digunakan sebagai tempat berteduh bergeser hingga terangkat akibat kuatnya embusan angin.
"Semuanya terjadi sangat cepat. Tiba-tiba angin kencang datang, lalu shelter terangkat. Kami langsung berlari menyelamatkan diri," ujar seorang karyawan PT VME yang berinisial Rusman (45) tabun.
Menurut Rusman , usai kejadian, para karyawan langsung dipulangkan alias kerja setengah hari.
"Saya tak tahu pastinya ya, apakah ada korban. Pas kejadian saya di lokasi, di bagian luar workshop. Jadi langsung lari keluar, ke arah pintu gerbang PT, cari tempat yang aman," ungkapnya.
Dikatakannya, para pekerja di PT punya bagian masing-masing. Ada bagian facility, project, rigger dan beragam, sehingga mereka tak saling menahu satu sama lainnya.
"Semogalah tak ada korban. Kita pun tak maulah ada kejadian begini, tempat kita cari makan," katanya.
Saat kejadian, pekerja ini mengaku syok dan kaget. Ia bersama pekerja lainnya langsung berhamburan, berlari menyelamatkan diri.
"Langsung berlarilah tadi, dah macam mau terbirit-birit menjauh," sebut Rusman lagi.
Sementara dilokasi terpantau para Pekerja tampak bersiap hendak pulang. Perusahaan memulangkan seluruh karyawan alias kerja setengah hari pasca kejadian.
"Semogalah tak ada korban. Kita pun tak maulah ada kejadian begini, tempat kita cari makan," kata Rusman mengakhiri keterangannya. (**).


