SERDANG BEDAGAI-TURANGNEWS.COM-Perkebunan yang notabenenya merupakan milik BUMN yang bernaung di PTPN IV PalmCo, sudah selayaknya PTPN IV Regional 2 Unit Kebun Pabatu dapat memberikan contoh sebagai Perkebunan yang patut dibanggakan baik dalam perolehan Kg/hektare maupun perawatan tanaman kelapa sawitnya, sebagimana kita tahu PTPN IV PalmCo merupakan salah satu Perkebunan yang sangat maju dan baik dalam hal budidaya tanaman kelapa sawit.
Namun sayangnya tidak dengan Kebun Pabatu, terbukti saat wartawan SUMUTBRANTAS.COM dan Tim melintas di areal tersebut, persisnya di areal Afdeling 1, Kebun Pabatu, Kecamatan Tebing-Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (04/06/206) didapati kondisi tanaman kelapa sawit yang sangat memprihatinkan, bahkan jika kita tidak melihat langsung pasti tidak akan percaya jika TM Kelapa Sawit yang memang sengaja diambil dokumentasi berupa photo dan video, merupakan TM KS milik PTPN IV PalmCo.
Keterangan Photo : kondisi areal Tanaman Kelapa Sawit milik Kebun Pabatu Yang Kondisinya Semak Belukar.Banyak tanaman anak kayu dan pohon aren yang sudah cukup tinggi, bahkan tukulan anak sawit sudah sampai berbunga, belum lagi kondisi pelepah yang sangat gondrong dan banyak pelepah sengkleh hingga kering dipokok, ada dugaan areal PAB I 05AZ-38 yang masuk di Afdeling 1 itu sudah lima tahun lamanya tidak dikerjakan Pemerintah Dongkel Anak Kayu (DAK), Babat Gawangan, Buka Piringan dan tunas pelepah, sehingga timbul pertanyaan apakah memang tidak ada dananya atau dananya tidak direalisasikan ?
Keterangan Photo : kondisi areal Tanaman Kelapa Sawit milik Kebun Pabatu Yang Kondisinya Semak Belukar.Menjawab seribu satu pertanyaan kenapa areal seluas itu diduga sengaja dibiarkan sampai seperti hutan layaknya areal yang tidak bertuan, bahkan sampai ada dugaan areal tersebut sampai digarap pihak luar perusahaan, terbukti didalam areal TM KS yang sudah menghutan tersebut, ada areal yang ditanami ubi kayu.
Sementara Asisten Kepala (Askep) atas nama Iqbal Ginting, saat dikonfirmasi via whatsapp oleh wartawan ini memberikan jawaban dengan kalimat, "terima kasih info nya bang," Senin kata asisten, Uang koordinasi," tulisnya, Senin (05/06/2026) sekira pukul : 14.37 WIB.
Keterangan Photo : kondisi areal Tanaman Kelapa Sawit milik Kebun Pabatu Yang Kondisinya Semak Belukar.Atas jawaban Askep, wartawan ini menjelaskan jika sumutbrantas.com berniat untuk konfirmasi terkait hasil investigasi timnya, bukan menawarkan kerjasama karena memang sumutbrantas.com tidak ada mengajukan untuk bermitra selama ini dengan Kebun Pabatu apalagi dengan Asisten Afdeling 1 nya.
Namun atas penjelasan wartawan ini, Askep kembali menjawab dengan kalimat, "iya bang kami nggak sanggup lagi kalau bermitra, " sebutnya.
Dan saat wartawan ini kembali minta penjelasan ke Askep apa sebabnya arealnya bisa separah itu, dan ada dugaan jika kurang lebih lima tahun areal TM KS di Afdeling 1 itu tidak dikerjakan perawatan dan pemeliharaan termasuk Dongkel Anak Kayu (DAK) nya, mengingat tukulan sawit yang sudah berbunga (ndompet), dan pohon arean yang sudah tinggi, belum lagi pelepah gondrong, apa karena dana perawatan tidak ada ? Dan apakah karyawan panen tidak sulit untuk menggali produksi ?
Askep hanya menjawab singkat dengan kalimat, "perawatan tetap kita laksanakan," tulisnya.
Dan saat wartawan ini melanjutkan konfirmasi dengan kalimat, "terimakasih yah bang atas respon abang, izin untuk kami terbitkan yah abangku, supaya ada perhatian dari pusat untuk menambah dana pemelnya," tulis wartawan ini yang di jawab cepat oleh Askep dengan kalimat, "terima kasih bang," jawabnya diakhir kalimat.
Selanjutnya, diharapkan perhatian yang serius kepada Bapak Jatmiko Krisna Santosa selaku Dirut PTPN IV PalmCo dan jajarannya, kiranya dapat cross check ke lokasi Kebun Pabatu pada umumnya dan terkhusus di Afdeling 1 areal PAB I 05AZ-38. (TIM).


