-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Didepan Kepala BNN Sumut, Hinca Panjaitan Sebut Prihatin Tanah Karo Juara Satu Peredaran Narkoba Ditingkat Anak Sekolah Dasar.

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02.48.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-02T09:48:08Z

Keterangan Photo : Anggota DPR-RI Komisi 3 Hinca Panjaitan Hadir di Rumah Rehabilitasi Yayasan Amanah Nusantara Bersinar di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, Sabtu (02/05/2026 sekira pukul : 10.30 WIB.

 

ASAHAN-TURANGNEWS.COM-Selain Tanah Karo, Asahan juga berpotensi menjadi juara satu dalam Peredaran Narkoba Jenis Sabu Sabu di tingkat Sekolah Dasar ,SMP dan SMA, hal ini diungkapkan DR Hinca Panjaitan, SH, MH. Didepan Kepala Badan Narkota Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara Brigjen Pol Tatar Nugroho SIK, saat menerima keluhan dari sejumlah relawan Narkoba di Sumut , pada hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 sekira pukul 10.30 WIB di Rumah Rehabilitasi Napza Amanah di Desa Sei Silau Timur Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan.


Turut hadir dalam Acara pemberian Semangat pada peserta Rehab Narkoba anak di bawah umur itu, Ketua Partai Demokrat Asahan Lela Sari S. Sos, Wakil Bupati Asahan Rianto SH.MAP, Wakil Ketua DPRD Asahan Joko Panjaitan SH, didampingi 5 anggota DPRD Asahan dari Partai Demokrat, Kepala BBN Asahan dan Seratusan Masyarakat dari Asahan dan Tanah Karo.


Dalam Pidatonya Hinca mengatakan keprihatinan akan pengguna Narkoba ditingkat Anak Anak di Sumut menjadi perhatian Khusus untuk bagaimana pemberantasan Narkoba di hari memperingati Pendidikan Nasional, sebab orang tua (mamak) saya seorang tenaga pendidikan (guru SD), suatu hari anak anak tetangga mamak saya dimintai uang dengan kalimat "opung minta uang Jajan", setelah diberi dan ditanya untuk beli apa uangnya,  anak anak itu menjawab untuk membeli Permen Sabu, itulah yang terjadi kondisi gawatnya Narkoba di Asahan, tentunya hal ini menjadi fenomena yang sangat memilukan bagi kami dan Klinik Amanah dan Panti Rehab Amanah yang dikelola DPR Junaidi dan Kak Lela Sari Sinaga, ini merupakan satu satunya Panti rehab yang diresmikan Presiden Ke Enam Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Istrinya Almarhum Ani Yudhoyono beserta anaknya AHY dan Ibas Yudhoyono yang saat itu melakukan kunjungan di Sumut, kata Hinca.


Senada juga dikatakan sejumlah Relawan Pink dari Tanah Karo, "Masyarakat lebih takut dengan Polisi pak, jika kami (relawan - Pink) turun ke lokasi pecandu dan ke sekolah sekolah yang siswanya sudah di kondisikan oleh kurir dan bandar Sabu setempat, mereka langsung kabur terbirit-birit birit, selain itu ada sejumlah Gudang -Gudang yang di sebut sebut Pabrik Sabu banyak di tanah karo," sebut Relawan.


Salah satu Relawan Narkoba juga mengatakan kepada Wartawan ,anak anak yang orang tuanya susah , menjadi pecandu narkoba hingga 2 -3 kali sehari menghisab Sabu Sabu, efek dari rusaknya syaraf anak anak lepas sekolah dan tak tahu baca tulis dan kerab melakukan Pemeriksaan terhadap anak anak perempuan di bawah umur, Ngeri, ucap Relawan yang hadir .


Sementara itu Kepala BNN Provinsi Brigjen Pol Tatar Nugroho SIK berjanji menggerebek lokasi lokasi yang diduga memproduksi Sabu di Karo, selain itu akan membentuk Relawan Narkoba Seperi yang ada di Tanah Karo setelah dilantik nanti kita akan buat untuk seluruh Sumut, sebab Relawan Pink memiliki gagasan yang bagus dengan berangkat dari anak anak peserta Paskibra pada awal melakukan pemberantasan di Tanah Karo yang menjadikan anak sekolah sebagai peserta selanjutnya di Asahan juga akan kita bentuk seperti yang dilakukan di Karo ,khususnya Peredaran Narkoba di lingkungan sekolah.


Sementara itu dr Junaidi dalam pidatonya juga mengatakan telah merehab seribuan pecandu Narkoba dari berbagai penjuru Sumut. (ZN).

×
Berita Terbaru Update