Keterangan Photo : Kerumunan Warga Melihat Polisi Mengevakuasi Tubuh dari Jasad Kek Azmi, yang tertabrak KA di perlintasan rel KA Pasar Bengkel, Senin (27/04/2026).
PERBAUNGAN-TURANGNEWS.COM-Seorang Kakek yang aktivitasnya sehari-hari berjualan Alquran dan Peci berkeliling, di seputaran Pasar Bengkel Perbaungan, mengalami peristiwa tragis meninggal ditempat, usai dirinya di tabrak Kereta Api jurusan Medan-Tebing tinggi, Senin (27/04/2026).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Wartawan ini, kakek yang diketahui bernama Azmi (82) tahun, kesehariannya memang melintas jalur kereta api, namun naas, hari ini sang Kakek diduga karena sudah kurang pendengaran, tidak mendengar suara klakson Kereta Api dari kejauhan.
Kendati palang perlintasan KA sudah ditutup, namun sang Kakek tetap berjalan melintasi jalur Kereta Api, dan pengakuan dari petugas penjaga palang perlintasan KA, dirinya sudah berusaha meneriaki sang Kakek, namun Kakek Azmi tetap saja berjalan sementara KA semakin dekat.
Akibatnya, Kakek Azmi tersambar KA dan tubuhnya terpental sekira 50 meter dari lokasi tertabrak, dengan kondisi luka serius diantaranya kepala pecah, pinggang patah, pergelangan kaki hampir putus, hingga kakek Azmi meninggal di tempat.
"Saya sudah berusaha meneriaki Kakek itu, karena posisi palang sudah saya tutup namun kakek itu tetap melintas dari ujung palang, sementara posisi KA sudah sangat dekat, selanjutnya saya berusaha berlari mendekati kakek itu sambil berteriak supaya berhenti, namun teriakan saya tidak dihiraukannya," papar petugas palang perlintasan KA yang berinisial Pahmi (37) tahun.
Terpantau dilokasi, banyak kerumunan warga melihat kondisi tubuh kakek dengan kondisi yang mengenaskan, yang selanjutnya jasat Kakek Azmi dibawak ke Ruma Sakit Melati oleh pihak Kepolisian. (EDY).

.jpg)