ACEH TIMUR-TURANGNEWS.COM-Polemik pembelian sapi bantuan meugang dari Presiden dengan total anggaran yang sangat fantastis yang mencapai 7,5 Miliyar semakin memanas bisa terlihat dari Viralnya ratusan berita Media Online dengan berbagai Judul yang tujuannya mendesak Aparat Penegak Hukum untuk mengusut tuntas sapi bantuan dari Presiden diduga adanya Mark Up Anggaran.
Sapi yang di datangkan dari Sumatera Utara sebanyak 398 ekor ini menghabiskan anggaran 7,5 Milyar dengan perkiraan harga 18,9 juta per ekornya sesuai harga dalam RAB, kini yang jadi pertanyaan publik sekarang ini belanja sapi melalui salah satu Vendor/Penyedia diduga tanpa adanya verifikasi terlebih dahulu,pembelian sapi pengadaan dilakukan dengan sistem pukul rata harga, tanpa menimbang standar berat atau kualitas sapi yang jelas dan langsung disalurkan untuk Masyarakat yang terdampak bencana banjir hidrometeorologi.
Tapi aneh nya pihak dari APH,seperti pihak Kepolisian,Kejaksaan,Inspektorat tidak bergeming sama sekali seakan akan seperti tidak ingin tahu masalah tersebut.
Nana Thama dalam keterangan pers nya mengatakan, "jika memang Aparat Penegak Hukum (APH) berniat dan juga berupaya untuk mengusut dugaan Mark Up anggaran 7,5 Miliyar sapi bantuan meugang di aceh timur tentunya sudah ditindaklanjuti sekalipun tidak ada laporan resmi akan tetapi dari Viralnya Info pemberitaan itu seharusnya sudah cukup untuk di lakukan penyelidikan atau setidaknya tindak lanjuti tetapi sampai saat ini menjadi pertanyaan besar di publik mengapa dengan begitu Viral nya pemberitaan di Media Online bahkan sampai ratusan berita meminta dan desakan APH untuk mengusut tuntas sampai hari ini belum ada respon baik itu dari pihak Kepolisian,Kejaksaan dan Inspektorat Aceh Timur, ini ada apa ??" pungkas Nana Thama.
Lanjut Nana Thama juga meminta Polda Aceh dan Kajati Aceh agar segera turun tangan untuk segera mengusut tuntas polemik ini."saya meminta dari Polda Aceh atau Kajati Aceh untuk segera turun tangan apabila pihak APH tingkat Kabupaten tidak mengindahkan adanya dugaan permainan dalam belanja sapi bantuan meugang dengan anggaran yang cukup besar di Aceh Timur."ucapnya
Masih menurutnya harga sapi yang di beli Pemerintah Kabupaten melalui Vendor/Penyedia dengan harga dalam RAB 18,9 juta pada kenyataan nya di dua Desa di Kecamatan Idi Rayeuk sapi bantuan meugang di jual dengan kesepakatan bersama untuk mencukupi pembagian dengan harga di angka 6 juta per ekor,seperti Desa Gampong Aceh 2 ekor sapi terjual 12 juta dibagi uang tunai per KK 23 ribu rupiah,Gampong Jawa 2 ekor sapi 12 juta terjual dibagikan uang tunai per KK 13 ribu rupiah yang artinya sapi yang di belanjakan oleh Vendor diduga tidak sesuai dengan harga dalam RAB, sebagian besar diduga pasaran nya hanya 6 juta sampai 10 juta jika dilihat dari photo dengan keadaan sapi yang sangat kurus dan ada yang masih anakan sapi yang ada di Desa/Gampong saat itu," ketus Nana Thama. (REN).

