-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Amburadul Pendataan Korban Banjir di Aceh Tamiang, BNPB FORMASI TIM VERVAL BARU.

Minggu, 01 Maret 2026 | 03.25.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-01T11:25:53Z

Keterangan Photo : Kondisi Aceh Tamiang Setelah Tiga Bulan Musibah Banjir Masih Tetap Memprihatinkan.


ACEH TAMIANG-TURANGNEWS.COM-Pendataan korban banjir di wilayah Aceh Tamiang menjadi sorotan, setelah banyak ditemukan berbagai ketidak aturannya yang membuat masyarakat kebingungan dan menimbulkan keraguan terhadap kredibilitas data yang ada. Dalam kondisi yang amburadul tersebut, BNPB Aceh Tamiang akhirnya membentuk tim verval baru untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh data korban banjir. Minggu (01/03/2026).


"Kekacauan dalam pendataan ini diduga disebabkan kurangnya kedisplinan dari tim verval sebelumnya. Maka dari pada itu, hasil pemeriksaan oleh tim baru menemukan berbagai kasus anomali yang cukup mengkhawatirkan.


"Adapun nama korban pasca banjir yang telah meninggal dunia masih tercatat, terdapat duplikasi nama penerima bantuan, data NIK dan KK yang tidak sesuai dengan catatan resmi. Hingga kasus yang disebut sebagai " NO SCORER" Dalam istilah baru dari tim musyawarah kecamatan (TMK).


Saat dikonfirmasi, media Turangnews.com bahwa perangkat desa mengaku data yang mereka serahkan tidak digunakan oleh Pusat Data dan informasi Kependudukan ( PUSDAKIN), maka membuat mereka kebingungan arah dalam pendataan dan mendorong tim verval baru, untuk melakukan pendataan ulang langsung dilapangan. Ujar perangkat desa


Dalam hal ini kasus yang lebih mengherankan bahwa ditemukan, nama Kepala Keluarga tidak terdaftar namun nama anaknya masuk sebagai penerima bantuan tersebut. Dan herannya lagi ada 5 kepala keluarga yang dicatat mendapatkan bantuan untuk satu rumah yang sama. Dan bahkan satu kartu keluarga (KK) mengusulkan hingga 5 bantuan rumah.


Selanjutnya, sebagai informasi Pemerintah telah menetapkan besaran anggaran bantuan untuk korban banjir, yaitu Kerusakan Ringan mendapatkan Rp 15 juta, Rusak Sedang Rp 30 juta, sedangkan untuk rumah yang Rusak Berat akan digantikan dengan Rumah Hunian Tetap ( HUNTAP) yang disiapkan oleh Pemerintah Pusat melalui BNPB.


Dari hasil pantauan media dilapangan, masyarakat mengungkapkan harapan besar kepada Pemerintah Daerah agar segera memberikan solusi yang terbaik bagi korban banjir di Aceh Tamiang. maka dari pada itu Tim Verval baru pun diharapkan dapat bekerja sama secara cermat dan akurat, mendata sesuai dengan fakta yang ada dilapangan sehingga setiap masyarakat yang berhak benar benar mendapatkan bantuan yang meraka pantaskan. (REN).

×
Berita Terbaru Update