-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sambut Imlek 2026 Walikota Medan Rico Waas Buka Pasar Murah di Kelurahan Sei Rengas II dan Kelurahan Kota Bangun (Medan Deli).

Senin, 09 Februari 2026 | 03.25.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-09T11:25:46Z

Keterangan Photo : Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas Resmikan Pasar Murah di Lapangan Barasokai, Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, Senin (09/02/2026).


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar Pasar Murah Imlek di dua lokasi strategis guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi.


Pasar murah tersebut resmi dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Barasokai, Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, Senin (09/02/2026).


Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Februari 2026, dan digelar di Kelurahan Sei Rengas II (Medan Area) serta Kelurahan Kota Bangun (Medan Deli).


“Semoga pasar murah ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, sehingga Imlek dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” ujar Rico Waas.


Tidak hanya menyinggung aspek ekonomi, Rico Waas juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman. Selain itu Rico Waas juga menyebut Kota Medan sebagai miniatur Indonesia, dengan tingkat kemajemukan yang sangat tinggi, termasuk populasi masyarakat Tionghoa yang mencapai sekitar 10–11 persen.


“Kalau ingin melihat kota yang mencerminkan keberagaman Indonesia, lihatlah Kota Medan. Kita hidup dengan toleransi, saling menyayangi, dan saling melindungi. Itulah sejatinya Indonesia,” tegasnya.


Rico Waas menegaskan, jargon “Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan” merupakan komitmen nyata Pemko Medan untuk menjamin rasa aman dan perlindungan bagi seluruh umat beragama.


“Kami memastikan seluruh umat beragama merasa aman dan memiliki Kota Medan sepenuhnya. Itulah makna Medan Untuk Semua,” katanya.


Dalam sambutannya, Rico Waas juga menyoroti tantangan sosial di era digital, di mana teknologi kerap membuat manusia terasa dekat secara virtual namun jauh secara fisik.


“Sekarang berkumpul secara langsung seperti menjadi barang mewah. Padahal bangsa kita kuat karena gotong royong dan kebersamaan, bukan individualisme,” ujarnya.


Rico Waas juga mengimbau para camat agar mendata para lansia yang merayakan Imlek seorang diri, sehingga lingkungan sekitar dapat memberikan perhatian dan kebersamaan.


“Data orang tua yang merayakan Imlek sendirian. Ajak tetangga untuk mengunjungi mereka. Itu bagian dari pelayanan Kota Medan,” pesan Rico Waas.


Menutup sambutannya, Rico Waas menyampaikan optimisme menyambut tahun Shio Kuda Api 2026.


“Kuda itu larinya kencang, penuh semangat. Ditambah unsur api, kita berharap Kota Medan bisa bergerak lebih cepat lagi dalam pembangunan,” pungkasnya.


Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan, Citra Effendi Capah, menjelaskan bahwa pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya etnis Tionghoa, dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional sekaligus menekan laju inflasi.


Pasar murah menjual sedikitnya delapan jenis kebutuhan pokok, antara lain beras medium, gula pasir, telur, tepung terigu, kacang tanah kupas, minyak goreng, margarin, dan sirup, dengan harga yang telah disubsidi Pemko Medan.


Harga beras medium dijual Rp12.100/kg (harga pasar Rp15.500/kg), gula pasir Rp15.000/kg (harga pasar Rp17.500/kg), telur Rp1.350/butir (harga pasar Rp1.900/butir), serta minyak goreng 1 liter Rp17.700 (harga pasar Rp20.500).


Masyarakat di Kecamatan Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan diarahkan berbelanja di Kelurahan Kota Bangun, Medan Deli. Sementara warga Medan Kota, Medan Tembung, dan sekitarnya dapat berbelanja di Kelurahan Sei Rengas II, Medan Area. (**).

×
Berita Terbaru Update