TURANGNEWS.COM-MEDAN-Mengutip Surat Edaran dari FKKPN yang dengan tegas menjelaskan kepada Purnakarya PTPN (eks PTPN III, IV, V, dan VI), terkait pemberian bantuan beras dengan pola dibayar sekaligus sebagai berikut :
1. Bahwa Manajemen telah memaparkan proses sesungguhnya yang telah berlangsung selama ini, setidaknya ada 14 tahapan yang agar pemberian bantuan beras dengan pola dibayar sekaligus dapat terealisasi.
2. Bahwa saat ini telah memasuki terakhir dan dilaksanakan di bulan April 2026 ini akan direalisasikan oleh Manajemen.
Demikian disampaikan oleh FKPPN kiranya dapat dipahami dan FKPPN mengajak kiranya semua Purnakarya dapat bersatu padu membangun optimisme atas Komitmen Manajemen untuk merealisasikan pembayaran bantuan beras sekaligus.
Termonitor Surat Edaran ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPN FKPPN Drs. H, Serta Ginting dan Sekjen Ir. Baginda Pangabean, hari : Kamis, tertanggal : 02 April 2026.
Senada Bendahara Umum Media Online SUMUTBRANTAS.COM, "Fauziah", yang merupakan Purnakarya mengajak semua Para Pensiunan Karyawan PTPN untuk tidak terprovokasi adanya gesekan yang akibatnya akan merugikan pensiunan sendiri.
"Ibarat buah tinggal sekali di jolok jatuh, maka kita harus percayakan dengan Manajemen yang sebelumnya sudah berunding dengan FKPPN dan P3RI, dan prosesnya sudah di jabarkan, dan saat ini kita tinggal menunggu reaksinya, jadi ngapain kita ganggu lagi kinerja Manajemen, kita sudah lama bersabar dan menunggu, masa iyah di akhirnya dari Janji Manajemen harus kita kotori karena adanya gesekan ?" sebut Fauziah.
Mengakhiri keterangnya Fauziah menyebutkan, ada dua kemungkinan yang akan terjadi jika kawan-kawan para pensiunan terhasut dan ikut aksi dari ajakan pihak di luar FKPPN dan P3RI, pertama : bisa jadi tertunda pembayaran kompensasi uang beras pensiunan di bulan April 2026, dan yang kedua : ada pihak yang mengaku jika berkat usahanya maka Manajemen membayarkan uang beras pensiunan, padahal memang sudah tinggal waktunya untuk di bayarkan, ada atau tidaknya aksi di tanggal 6 nanti, maka kita yang sudah tua-tua ini berpikir waras sajalah harapan saya," pungkasnya. (SA).

