-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ribuan Pensiunan PTPN IV Reg 1 dan 2 Berharap Presiden Prabowo Turun Tangan Untuk Bayarkan Uang Beras Pensiunan.

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11.55.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-21T19:55:11Z

Keterangan Photo : Cuplikan Postingan Curhatan Pensiunan Karyawan di Grup Facebook Comunitas Karyawan PalmCo Holding (atas), Aksi Pensiunan Karyawan di Halaman Kantor GM Distrik Asahan Pada hari Rabu 28 Mei 2025 Yang Lalu.


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Ribuan Pensiunan Karyawan Pelaksana (Karpel) PTPN IV Regional 1 dan 2, mengungkapkan rasa kekecewaannya di grup -grup Media Sosial seperti Facebook, Instagram dan Tiktok, agar keluhannya dan curhatannya dapat didengar langsung oleh Bapak Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, terkait uang beras pensiunan PTPN IV yang sudah enam bulan lamanya tidak di bayarkan, dalam curhatan para pensiunan termonitor Wartawan ini di grup Facebook Comunitas Karyawan PalmCo Holding, Karyawan PTPN IV, Karyawan PTPN III Nusantara, Pensiunan PTPN IV Regional 1, Komunitas Karyawan PTPN IV Regional 2, Sabtu (21/02/2026) yang nadanya berupa kecaman kepada Manajemen PTPN IV karena menahan uang berasnya, dan mengungkapkan kekesalannya kepada Organisasi Pensiunan Karyawan "P3RI" yang dinilai tidak transparan dan tidak sepenuhnya berjuang untuk kepentingan pensiunan. 


Sebelumnya, kisruh penghapusan uang beras pensiunan Karyawan PTPN IV Regional 1 dan 2 sudah bergulir sejak hari Rabu 28 Mei 2025, saat itu ratusan Pensiunan menyerbu kantor Distrik Asahan yang beralamat di Desa Perkebunan Sei Silau, Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, tepatnya di halaman Kantor Distrik asahan, setelah Aksi itu maka dibayarkan dua bulan uang beras pensiunan, selanjutnya dibulan selanjutnya kembali tidak dibayarkan lagi, dan di bulan September 2025 diwacanakan akan di bayarkan secara Lump Sump (sekaligus), yang mekanismenya sudah ditentukan serta sudah di rundingkan dengan dua organisasi pensiunan karyawan yang diakui oleh Manajemen yaitu : FKPPN dan P3RI. 


Selanjutnya di bulan Oktober dan November 2025, kembali beberapa kali Manajemen yang di wakili oleh Pak Suhendri dan Bu Endang melakukan pertemuan dengan FKPPN dan P3RI, diakhir perundingan di sepakati jika untuk penghitungan Lump Sump diperkirakan selesai di bulan Januari 2026, dan di Minggu pertama bulan Februari 2026 sudah bisa di bayarkan, sampai disini pihak Pengurus Organisasi Pensiunan Karyawan baik FKPPN maupun P3RI masih transparan ke para pensiunan untuk menyampaikan hasil pertemuannya dengan Manajemen, dan disini belum ada cerita jika dana Kompensasi Uang Beras Pensiunan mesti menunggu persetujuan dari pihak Danantara. 


Namun setelah waktunya tiba yaitu akhir bulan Januari 2025, barulah terdengar kabar jika keuangan perusahaan memungkinkan untuk membayarkan dana Kompensasi uang beras pensiunan, tinggal menunggu persetujuan dari Danantara, dan baik FKPPN maupun P3RI di minggu kedua bulan Februari 2026 kembali menghadap undangan dari Manajemen yang hasilnya diduga tidak transparan oleh para pensiunan, hanya satu kalimat yang bisa didapat yaitu "bersabar menunggu persetujuan dari Danantara," Namun tidak tahu kepastian sampai dengan kapan. 


Demikian pemaparan para pensiunan yang berhasil dihimpun oleh Wartawan ini dari berbagai curhatan yang tuangkan melalui media sosial, dengan harapan Bapak Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dapat merespon dan memahami apa yang keluhkan oleh para pensiunan karyawan, yang semasa mudahnya telah mengabdikan pikiran dan tenaganya untuk PTPN IV, ada yang 20 tahun, 25 tahun hingga ada yang 30 tahun, namun disaat usianya yang senja jasanya diabaikan begitu saja, bahkan uang beras yang memang dipotong setiap bulannya saat masih aktif bekerja untuk hari tuanya, dipersulit oleh Manajemen. (SA).

×
Berita Terbaru Update