Keterangan Photo : TM Kelapa Sawit Yang Masih Produktif Yang Diduga Tidak Terealisasi Tunasanya, Di areal Water U Afdeling 1 Kebun Sei Silau.
ASAHAN-TURANGNEWS.COM-Ketua Lembaga Demokrasi 14 GBPU ASAHAN Maulana Annur yang akrab di panggil Aan kepada wartawan turangnews.com menyebutkan jika Manajemen PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Silau diduga tidak merealisasikannya dana tunasanya ke Tanaman Menghasilkan kelapa sawit, Selasa (20/08/2024).
Hal tersebut disampaikan oleh Aan usai dirinya melakukan investigasi pengerjaan jalan rabat beton desa. Dan secara tidak sengaja Aan melihat banyaknya Tanaman Kelapa Sawit yang diduga tidak terawat, terbukti banyaknya pohon kelapa sawit yang pelepahnya gondrong dan sengkleh di areal Water U Afdeling 1 Kebun Sei Silau, sementara TM Sawit tersebut masih produktif. Dan patut diduga dana perawatannya tidak direkomendasikan alias di korupsi oleh oknum Asisten Afdelingnya.
"Saya temukan banyak Pokok Kelapa Sawit yang masih produktif namun terlihat pohonnya tidak terawat dan terbukti setiap pohon pelepahnya gondrong dan sengkleh
di areal Afdeling 1 Kebun Sei Silau bang, saya temukan dilokasi pada hari Senin 19 Agustus 2024, pukul 12.30 WIB, sehingga kita patut menduga dana perawatan tidak direalisasikan ke tanamannya," sebut Aan.
Menurut Aan, secara spontanitas dirinya mengambil photo sebagai sampel foto dokumentasi untuk diberitahukan langsung oleh AAN kepada Manager, dan mendapatkan jawaban dari Manajer Kebun Sei Silau melalui aplikasi WhatsApp dengan jawaban, "terima kasih pak informasinya segera saya tindak lanjuti," tulis manajer di WhatsApp.
Namun saat Aan menyebabkan supaya Manajer melihat photo - photo yang dikirimkan ke Manajer, sang Manajer tidak memberikan tanggapan lagi.
"Barusan saya chek lagi ke lokasi bang, saya pengen buktikan benar atau tidak tanggapan Manajer yang katanya akan menindaklanjuti temuan saya, nyatanya hingga detik ini hari Selasa tanggal : 20 Agustus 2024 pukul : 14.00 WIB, posisi pokok tanaman masih beselemak seperti kemarin bang, artinya Manajer juga asal jawab saja dan menganggap enteng hasil temuan pelaku sosial kontrol," sebut Aan lagi.
Aan menduga bahwa dana perawatan Perkebunan PTPN IV regional 1 khusunya Kebun Sei Silau Asahan diduga tidak disalurkan. Iya berharap kepada pihak Direksi Utama untuk segera merespon hal-hal yang berbentuk kerugian keuangan Perusahaan di bidang perkebunan BUMN, terkait dana perawatan perkebunan kelapa sawit untuk di audit. (SA).

.jpg)