-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pembegal Seorang Siswi, Bonyok dan Berlumuran Darah di Hajar Massa, di Areal Perkebunan Padasa.

Kamis, 27 Juli 2023 | 21.10.00 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-28T04:10:11Z

ASAHAN-TURANGNEWS.COM - Dua pelajar Siswi Madrasah Kabupaten Asahan diduga telah menjadi korban begal saat hendak berangkat sekolah, yang terjadi pada hari Kamis (27/07/2023), di areal Perkebunan Padasa Teluk Dalam.

Berdasarkan informasi yang di peroleh, korban saat hendak berangkat sekolah dengan sepeda motor, dan berboncengan dengan sahabatnya, sekira pukul 07.30 WIB di tengah jalan keduanya dihadang oleh Orang Tidak di Kenal (OTK) dan menjadi korban pembegalan.

Menurut Informasi  korban, saat diperjalanan menuju sekolah mengaku terkejut saat tasnya ditarik secara paksa dari belakang hingga terjatuh, seketika itu juga korban melihat sahabatnya ditunjang dari atas sepeda motor hingga terpental.

"Saat kami sudah tergeletak dan terjatuh dari sepeda motor kami, terlihat pelaku  begal langsung mengeluarkan celurit dan memijak-mijak sahabat saya dan memukulnya dengan gagang celurit," ucap korban.

Lanjutkan lagi, "pelaku sempat mengambil Tas ku bang, dan Handphone ku merek Samsung diambil juga, dan dia juga sempat ngambil kunci kereta, tapi karena ada orang lewat kuncinya di kembalikan lagi bang," sebutnya .

Dari pantauan awak Media, sekira pukul 13.00 WIB ,pelaku ditemukan di Perkebunan PT. Padasa Enam Utama desa Perkebunan Teluk Dalam, dan kondisi pelaku sedang dalam kerumunan massa yang mencoba mengintegrasi pelaku, namun massa sontak naik pitam dan geram, akibat pelaku saat ditanya dimana alamatnya berbelit-belit, dan tidak mengaku jika pelaku yang telah mencederai korbannya, syukurnya Personil dari Polsek Simpang Empat cepat datang ke lokasi.

Namun pelaku sempat babak belur diamuk massa dengan kondisi cidera di bagian kepala sampai berlumur darah, dan Personil Polsek Simpang Empat segera membawa Pelaku ke RSUD HAMS Kisaran untuk mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan korban juga di rawat di Rumah Sakit yang sama karena mengalami cedera di bagian tangan, dan Ibu Korban saat dimintai keterangan mengatakan, "kata dokter mau di operasi itu bang tangan anakku," sebut ibu korban.

Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat,  Muhammad Rony SH saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya warga yang berada di wilayah Hukum Polsek Simpang Empat, agar hal hal yang seperti ini tidak terulang lagi, baik itu kejahatan pembegalan dan karakter masyarakat yang main hakim sendiri, ucapnya saat di jumpai di RSU Kisaran.

Untuk selanjutnya perkara ini akan ditangani oleh Polres Asahan." sebut Rony lagi. (Nn*).

×
Berita Terbaru Update