-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Masyarakat Jalan Batu Alam Sidodadi Resah Adanya Proyek Sumur Bor PUPR Asahan.

Rabu, 26 Oktober 2022 | 01.48.00 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-26T09:40:51Z

 


ASAHAN-TurangNews.COM.

Pengeboran yang rencananya akan dilakukan dengan kedalaman 200 meter yang sedang di kerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Asahan di titik lokasi Jalan Batu Alam Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, yang menurut informasi dari masyarakat sekitar dikerjakan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya kepada masyarakat sekitar khususnya masyarakat yang tinggal di Jalan Batu Alam Kelurahan Sidodadi.


Rasa Keberatan warga disampaikan oleh B, Purba (57) kepada tim Awak Media, Selasa (25/10/2022) mengatakan, "sebenarnya kami sebagai masyarakat ingin tahu dengan pasti tentang tata cara atau aturan tentang pelaksanaan pengeboran yang saat ini sedang di kerjakan di daerah pemukiman kami, apakah bisa melakukan pengeboran di pemukiman masyarakat tanpa adanya pemberitahuan atau sosialisasi lebih dulu kepada masyarakat sekitar," ucap B, Purba.


"Kita akui lokasi tempat dilaksanakannya pengeboran itu memang tanah Pemkab Asahan, namun disekitar lokasi pengeboran itu adalah pemukiman masyarakat, dan berdasarkan informasi kedalaman pengeboran itu rencananya mencapai 200 meter," ucap B. Purba.


"Nah dengan kedalaman yang mencapai 200 meter itu ada tidak dampak buruk yang akan ditimbulkan nantinya, mungkin tidak jika air yang disetiap detiknya disedot ke permukaan tanah bisa berakibat pondasi tanah dibawahnya kopong akibat pergeseran tanah, dan dari pondasi tanah dasar yang mengalami kekosongan atau berongga didasar tanah mungkin tidak bangunan yang ada diatasnya dalam radius 200 meter disekelilingnya akan amblas, dan jika itu terjadi kedepannya siapa yang akan bertanggung jawab", ungkap B.Purba.


Menutup ucapannya B, Purba mengatakan, "sebenarnya apa kami sebagai masyarakat tidak boleh tahu, dan apakah kami selaku masyarakat salah untuk bertanya tentang aturan dalam melakukan pengeboran, apalagi pengeboran yang dilakukan ini sudah yang ketiga kalinya setelah sebelumnya sudah pernah dilakukan dua kali pengeboran dilokasi yang sama," ucapnya.


Setelah mendengar informasi dari masyarakat Jalan Batu Alam, dihari yang sama tim awak Media segera melakukan investigasi ke lokasi pengeboran, dilokasi tim awak Media melihat dan dan mendapatkan informasi dari yang bernama iPong warga Batu Bara dengan mengatakan, jika Pengeboran ini dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Asahan yang pengerjaannya dilakukan oleh Perusahaan milik Ahong.


"Saya ahlinya untuk pengerjaan Pengeboran seperti ini bang, jadi saya di percaya oleh yang punya borongan, untuk mengerjakan pengeboran ini sampai selesai bang," ucap iPong.


Namun saat disinggung oleh Awak Media kenapa Plank Pagu/Proyek tidak di pasang dilokasi pengeboran, supaya masyarakat tahu ini kegiatan untuk apa, dari perusahaan mana yang mengerjakan dan berapa anggaran yang sudah dianggarkan, iPong hanya menjawab "saya tidak tahu kalau itu bang, namun kalau abang tanya tentang rencana kedalaman saya bisa jawab bang," ucap iPong.


Sebelum Awak Media menaikkan berita ini, mencoba mengkonfirmasi PPK ke Dinas PUPR Kabupaten Asahan, namun info yang didapat dari salah seorang pengawai PUPR bernama Wilda mengatakan, "PPK nya Bang Rudi, beliau sedang rapat, dan akhirnya Awak Media tidak bisa mendapatkan jawaban resmi dari Dinas PUPR Asahan. 

(A.g).



×
Berita Terbaru Update