ACEH-TURANGNEWS.COM-Sebagai bentuk paran aktif jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh 26 november 2025, mulai minggu depan pihaknya akan melakukan observasi dan investigasi disejumlah wilayah yang terdampak bencana.
"Sesuai jadwal, mulai tanggal 26 januari - 15 Februari, Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, akan melakukan observasi dan investigasi langsung kelapangan disejumlah wilayah yang terdampak yang meliputi Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Pidie Jaya dan Bener Meriah," kata Masri Selaku Ketua Aliansi Pers, Jum'at 22/01/2026).
Menurut Masri, kegiatan observasi lapangan dan investigasi yang pertama dilakuan akan melibatkan ratusan wartawan/jurnalis yang bergabung dalam Aliansi Pers, Langkah tersebut sebagai bentuk tindak lanjut informasi serta keluhan korban yang terdampak banjir yang disampaikan kepada Aliansi Pers.
"Selama dua minggu ini kami sudah menerima beberapa aduan, informasi dari korban terdampak, selanjutnya kami mengumpulkan data serta kajian sebagai bahan observasi dan investigasi, insha Allah sekitar 100 lebih anggota Aliansi akan terjun kelapangan," ujar Masri.
Masri menyebutkan, selain menindaklanjuti keluhan korban terdampak, Aliansi Pers juga ingin mengetahui progres dan perkembangan penanganan pasca banjir, terkait metode pendataan yang dilakukan petugas, pembangunan rumah sementara maupun pemenuhan kebutuhan mendasar korban terdampak.
"Disamping melakukan investigasi,,kita juga ingin mengetahui progres penanganan serta pemenuhan kebutuhan dasar korban terdampak, makanan, air bersih, pelayanan kesehatan dan lainya" sebutnya.
Ia juga menjelaskan, kegiatan observasi dan investigasi yang akan dilakukan oleh tim Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon akan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, akuntabel dan imparsialitas, setelah dikaji hasil investigasi baru dilakukan diseminasi.
"Dalam proses investigasi dan observasi lapangan, tetap akan mengedepankan kerja profesionalitas, akuntabel maupun imparsialitas, setelah itu baru kami publikasi atau diseminasi melalui berbagai platform media serta merekomendasikan kepada pihak terkait, " tutup Masri. (TIM).

