-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Cor Beton Yang Retak Dan Patah Di Desa Sei Nadoras Hanya Ditempel Dengan Cairan Aspal.

Senin, 17 Oktober 2022 | 08.12.00 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-17T15:12:52Z


ASAHAN-TurangNews.COM
.

Setelah Diberitakan, Proyek Peningkatan Jalan Sei Nadoras - Silau Jawa (No Ruas 154) yang kondisinya saat dikunjungi oleh awak Media tertanggal 14 September 2022 dengan kondisi retak dan patah, kembali dikunjungi oleh tim Awak Media pada Senin (17/10/2022) yang sebelumnya tim awak Media mendapakan informasi dari masyarakat jika kondisi jalan yang baru di cor dan sudah terlihat banyak yang patah dan retak, kondisinya saat ini sudah di sulap oleh Pelaksana CV Fathiy Rizqi Expan yang diduga menutup bagian yang retak dan patah dengan cairan aspal (red-tir).


Sesampainya di lokasi, tim awak Media benar mendapati kondisi jalan yang berada di wilayah Desa Sei Nadoras menuju Desa Silau Jawa Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan, dengan kondisi ditempel dengan bahan yang berwarna hitam yang diduga menggunakan cairan Aspal, sementara Proyek dikerjakan dengan biaya yang cukup besar, seperti yang terlihat di papan pagu, Proyek Peningkatan Jalan Sei Nadoras - Silau Jawa (No Ruas 154)  yang dikerjakan oleh CV Fathiy Rizqi Expan, Proyek mulai dikerjakan mulai tangan 19 Juli 2022 dan Selesai 16 Oktober 2022, dengan anggaran biaya sebesar Rp 542.900.000.


Sementara salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, saat dimintai tanggapannya terkait kondisi jalan yang patah dan retak yang diduga hanya dilakukan perbaikan dengan menggunakan cairan aspal, dirinya merasa kecewa akan pekerjaan pihak kontraktor, dan meminta semua pihak yang terlibat dalam proyek yang bersumber dari uang rakyat kiranya bisa betul-betul memperhatikan mutu kualitasnya, karena baik atau tidaknya mutu pekerjaan yang sudah menghabiskan uang negara itu berimbas kepada kami selaku masyarakat sebagai pengguna jalan.



"Pihak kontraktor jangan cari keuntungan saja, ini duit rakyat yang digunakan, tolong perhatikan mutu kualitasnya agar jalan ini betul-betul bisa bermanfaat bagi masyarakat, kalau sudah rusak dan hancur bangunan ini mau berapa puluh tahun lagi diperbaiki," ucapnya dengan kesal.


Pria tersebut juga menambahkan, kondisi jalan beton yang patah dan retak rambut yang diduga cuma ditutupi dengan cairan aspal bisa berapa lamalah kekuatannya, pastinya akan berdampak kepada kegagalan struktur dan rusaknya kualitas.


"Kami minta pihak konsultan dan dinas terkait untuk lebih serius dalam pengawas pada proyek tersebut", ucapnya.


Pantauan di lokasi oleh Awak Media, bahwa Cor Beton Jalan Sei Nadoras - Silau Jawa diduga Panjang 100 Meter, Lebar 4 Meter, dan terlihat sebelumnya ada beberapa cor beton patah pinggang dan retak yang kondisinya saat ini di duga sudah ditambal dengan cairan Aspal.


Awak Media coba mengkonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kab.Asahan, Armando melalui telepon seluler, masuk berdering tetapi tidak diangkat, dan melalui WhatsApp hanya ceklis satu. (Ag).



×
Berita Terbaru Update