-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kinerja Kapolrestabes Medan Dipertanyakan, Kasus Bunuh Diri Menggunakan Senpi Menewaskan Istri Oknum Anggota Polri, Komisi III DPR RI RDPU Memanggil Kapolda Sumut.

Selasa, 11 Agustus 2026 | 01.14.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-11T08:14:05Z

Keterangan Photo : Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Kapolda Sumatera Utara dan Kapolrestabes Medan untuk mengusut tuntas kematian mantan istri Polri, yang kabarnya bunuh diri dengan senjata api. 


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Kasus kematian Winda Lirenza yang merupakan istri Oknum Polisi yang bertugas Polsek Sunggal, di wilayah hukum Polrestabes Medan, yang kondisinya sudah di temukan tewas di Komplek perumahan Bumi Asri pada hari Minggu (03/08/2026) kemarin, dikabarkan hingga hari ini Polisi diduga belum berhasil mengungkap penyebab kematian almarhumah Winda Lirenza. 


Atas dugaan Kapolrestabes Medan belum juga berhasil mengungkapnya, sehingga kasus ini menjadi perhatian publik, dengan pertanyaan adakah dugaan keterlibatan sang Suami yang atas kematian almarhumah Winda Lirenza ? Dan apakah Kapolrestabes Medan Kombes Kelvin berani mengungkapnya dikarenakan ada dugaan keterlibatan suami almarhumah Winda Lirenza yang merupakan Oknum Polisi yang bertugas di wilayah hukum Polrestabes Medan ? 


Salah satu pengamat Polri Sumatera Utara kepada sejumlah wartawan mengatakan, "ada dugaan Kapolrestabes menutupi kasus ini, sementara kasus ini sudah sampai ke Ketua Komisi III DPR-RI, yang kabarnya akan memanggil Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumut," ucap Salah pengamat Polri Sumatera Utara yang berinisial "Ddk", Senin (10/08/2026). 

Menurut Ddk, "Kalau tidak ada alasan tidak sanggup mengungkapnya, jika tidak sanggup lebih baik Kapoltabes Medan mundur saja dari jabatannya, saat ini rumornya Kapolrestabes Medan diduga sengaja menutupi kasus ini sementara sudah ada satu nyawa melayang apalagi korbannya merupakan istri Oknum Anggota Polri," 


Sebenarnya Polri sangat gampang untuk mengungkap pelakunya, dari Senpi yang ditemukan di TKP dan kan bisa dilihat dari no reg senpi, masa Kapolrestabes dan jajarannya gak bisa mengungkap sang pelaku penembak istri anggota Polri yang meninggal tersebut ? 


Laporan dugaan pembunuhan yang di ajukan keluarga korban ke Polda Sumut saat ini sudah sampai dan sudah di respon oleh Ketua DPR-RI, dan dikabarkan akan mengelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang akan menghadirkan Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan. 


Diketahui Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Kapolda Sumatera Utara dan Kapolrestabes Medan untuk mengusut tuntas kematian mantan istri Polri, yang kabarnya bunuh diri dengan senjata api. Menyadari ada kejanggalan, maka aparat harus mengusut tuntas, transparan dan tidak perlu ada yang ditutup-tutupi dalam kasus itu.


Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi III DPR RI dengan Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan dan pihak keluarga terkait meninggalnya perempuan berinisial WL, digelar tertutup, Selasa (11/08/2026) siang ini. Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengatakan rapat selama dua jam itu digelar tertutup karena proses penyidikan masih berlangsung.


Anggota DPR RI Hinca Panjaitan juga Mendesak agar proses hukum dapat berjalan secara transparan tanpa ada fakta yang harus di tutupi apa bila Kapolrestabes Medan gak bisa mengungkapnya lebih baik mundur dari jabatan selaku Kapolrestabes Medan.



(TIM). 

Editor/Redaksi : Eka Ratna Dilla SH.

×
Berita Terbaru Update