-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Baru 20 Hari Dikerjakan Dinas PUTR Kabupaten Asahan Kondisi Jalan Di Desa Gunung Berkat Kembali Hancur. Diduga Dikerjakan Asal Jadi.

Senin, 10 Agustus 2026 | 05.38.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-10T12:38:56Z
Keterangan Photo : Kondisi Jalan Rusak Di Desa Gunung Berkat, Setelah 20 Hari Dikerjakan Dinas PUTR Kabupaten Asahan. 


ASAHAN-TURANGNEWS.COM-"Kita akan kawal dan laporkan ke Poldasu dan Kejatisu Proyek yang di realisasikan Bupati Asahan melalui Dinas PUTR di lokasi Proyek se-Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan, sangat menyedihkan baru 20 Hari di kerjakan bangunan jalan Beton di Desa Gunung Berkat sudah hancur, diduga bangunan tidak sesuai SpekTek dan SOP yang ada, sangat menyedihkan situasi ini, diduga proyek ini hasil dari Demo yang dihadiri ratusan warga Bandar Pulau di kantor Bupati Asahan beberapa minggu lalu", ungkap Amri Simanjuntak warga setempat kepada Awak media, Senin (10 Agustus 2026).


Menurut Amri Simanjuntak, diperkirakan hampir Seribuan meter bangunan Ini tak berkualitas rawan Hancur kembali dan membahayakan pengguna jalan, diduga pengecoran menggunakan Meterial yang diduga Ilegal dan Kurang Kental campuran semennya jadi mudah retak dan rusak. 


Kita akan turunkan Tiem audit dan para ahli bangunan untuk menelusuri dugaan penyimpangan material yang tidak menggunakan Tulang Besi, apakah proyek ini layak di bayar menggunakan uang Negara. 

Warga akan mencari bukti pembanguan jalan cor beton itu yang diduga menggunakan Molen yang menggunakan Air Parit kotor untuk mencampur semen sehingga Jalan Beton sangat tidak berkualitas.


Sementara itu Kepala Dinas PU Asahan Agus Jaka Ginting saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026) sekira pukul : 17.00 WIB, membantah tudingan warga yang dianggap bangunan itu tidak sesuai Spek, "sudak kita perbaiki kerusakan jalan itu (Rabat Beton di Bandar Pulau), semua sesuai SpekTek, nggak benar tuduhan itu," ungkap Jaka. 

Sementara itu warga mengatakan, Silahkan Pemkab dan Kadis Membantah, "kita sudah Videokan awal pengerjaan hingga selesai sebagai alat bukti tuduhan warga kepada APH dan Inspektorat," ujar Amri dan Jalal.



  (ZA). 

Editor/Redaksi : Eka Ratna Dilla. SH.

×
Berita Terbaru Update