-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Purnakarya Ucapkan Syukur dan Terimakasih ke FKPPN, Bantuan Sembako Lebaran Telah Dibayar Manajemen PTPN IV, Ada Yang Sudah Menerima dan Ada Juga Yang Belum Karena Diblokir Bank SMBC.

Senin, 16 Maret 2026 | 21.55.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-17T05:43:36Z

Keterangan Photo : Ratusan Nasabah Bank SMBC di Jalan Putri Hijau Medan, Yang Merupakan Pensiunan Karyawan PTPN IV, Masih Menunggu Realisasi Uang Bantuan Sembako Lebaran Diduga Diblokir Bank SMBC, Selasa (17/03/2026).


MEDAN-TURANGNEWS.COM-Manajemen PTPN IV telah menepati janjinya untuk membayarkan Bantuan Sembako Lebaran, sesuai dengan janjinya pada hari Senin (16/03/2026), lima hari menjelang Idul 1447 H, dengan besaran Rp. 550 ribu untuk Pensiunan Karyawan Pimpinan, dan Rp. 500 ribu untuk Pensiunan Karyawan Pelaksana.


Ribuan Purnakarya berikan Apresiasi dan tanggapan positif serta mengucapkan syukur dan terimakasih kepada Allah SWT, yang telah membukakan pintu hati Manajemen PTPN IV untuk menentukan program dan kebijakan yang lama yaitu uang daging, diganti dengan program baru yang yaitu "Bantuan Sembako Lebaran."

 

Salah satu Pensiunan Karyawan yang baru mengambil "Bantuan Sembako Lebaran," di Bank Mandiri Kisaran, kepada wartawan ini mengatakan, "tentu kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak-Bapak para Direksi PTPN IV PalmCo, yang telah memberikan Bantuan Sembako Lebaran ini kepada kami, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami terutama dalam menghadapi Lebaran 1447 H ini," ucap Masduki, ucapnya Senin (16/03/2026).


Lebih lanjut Masduki menyebutkan ucapan terima kasih kepada Bapak HN Serta Ginting, selaku Ketua Umum DPN FKPPN yang tidak pernah surut memperjuangkan kepentingan Purnakarya kepada Manajemen.


Seperti diketahui akhir akhir ini muncul pemberitaan bahwa Manajemen PTPN IV dalam surat Edaran tentang Pemberian THR tidak menyebutkan adanya pemberian Bantuan Hari Raya yang biasa disebut pengganti uang daging kepada Purnakarya, hal ini sempat menimbulkan pertanyaan dan keresahan para Purnakarya mengingat hal tersebut kerap diberikan setiap tahun meskipun itu Bantuan. 


Menanggapi hal tersebut Paijo selaku pentolan FKPPN menjelaskan, "kami (FKPPN) sudah mengingatkan dan mendesak Manajemen di hadapan Ibu Direktur SDM PTPN Group tentang Bantuan Hari Raya ini, kami jauh hari sebelumnya sudah melayangkan surat resmi, kepada Dirut Holding PTPN group perihal Bantuan Hari Raya ini, agar diberikan kepada semua Purnakarya seluruh Indonesia tanpa terkecuali. Namun sepertinya hanya PTPN IV yang mampu dan mau memberikan bantuan tersebut dan telah ditunaikan pada tanggal 16 Maret 2026 kemarin, "ungkap Paijo.


Terpisah, Ketua Harian 1 FKPPN M. Jamil Sipayung SH MH, saat dikonfirmasi oleh wartawan ini, terkait masih adanya pensiunan PTPN IV yang hari ini masih berusaha untuk memperjuangkan uang Bantuan Hari Raya di Bank SMBC Jalan Putri Hijau Medan, karena adanya kebijakan pihak bank SMBC yang diduga memblokir uang BHR Pensiunan, mengatakan, "itu kebijakan Bank bang, uangnya tidak hilang cuma diundur masa pembayarannya di tanggal 25 Maret 2026," ucapnya.


"Lobby lah pihak bank bang, kasihan juga kita, kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk di bayarkan BHR, enggak tahunya Bank SMBC punya kebijakan sendiri, itu sudah diluar kendali kita bang, cobalah abang upayakan terus ke pihak SMBC bang, saya yakin jika mas Supri yang melobi pasti bisa," sebut M. Jamil Sipayung.


Sementara Supri Agus yang memang berada dilokasi Bank SMBC Jalan Putri Hijau Medan bersama anggotanya, awalnya terkejut saat mendengar salah satu pensiunan PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja berinisial "Warno" (63) tahun yang mengeluh dan sempat memojokkan FKPPN dengan kalimat, "enggak jelas ini FKPPN, katanya uang BHR dibayarkan semalam tanggal 16 Maret 2026, ini sudah hari Selasa (17/03/2026) sekira belum juga masuk ke rekening," ucapnya.


Mendengar ucapan Warno, Supri Agus menjelaskan dengan kalimat, "kenapa belum bang ? Semua Bank sudah membayar uang BHR Pensiunan semalam, tinggal Bank SMBC ini saja yang lambat bang, SMBC ini memang kebiasaan bang tahun semalam juga gini, belakangan bayar hak BHR pensiunan," ucap Supri Agus kepada wartawan ini dan kepada Warno.


Yang direspon kembali dengan Warno dengan kalimat, "iyah belum masuk katanya, masih di blokir," ucapnnya.


Mendengar kalimat di Blokir langsung nangkap Supri Agus, dan langsung mencoba melobi ke CS, dan benar saja ternyata memang uang BHR sudah masuk namun di blokir oleh SMBC, Alhamdulillah setelah Supri Agus meminta untuk di buka blokirannya karena uang BHR Pensiunan itu bukan uang gaji, sehingga tidak berhak SMBC melakukan pemblokiran, kesepakatan akat pinjamankan di potong dari uang gaji pensiunan, bukan dari uang BHR, lagian pensiunan yang pinjam di SMBC kan tidak ada yang bisa disebut kredit macet, karena setiap bulannya dipotong uang dari gaji pensiunnya, akhirnya uang BHR Warno pun dibayarkan setelah blokir di buka.


Hingga berita ini dirilis dan dikirim ke Redaksi, Selasa (17/03/2026) sekitar pukul : 10.00 WIB masih ratusan Pensiunan Karyawan PTPN IV yang masih menunggu uang BHR nya di SMBC, informasi terkini di sebutkan akan di buka blokir pada pukul : 15.00 WIB. (RUDY).


×
Berita Terbaru Update