TAPANULI TENGAH-TURANGNEWS.COM- Berdasarkan hasil investigasi tim Wartawan turangnews.com di lokasi, persisnya di Kantor Kepala Desa Siantar Dolok Kecamatan Sosor Gadong, dan Kantor Desa Sipakpahi Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, didapati Kantor Desa di Kedua Desa tersebut kondisi tutup dan nyaris tidak ada penghuninya di jam kerja efektif.
Kedatangan tim Wartawan di Kantor Desa Siantar Dolok Kecamatan Sosor Gadong, pada hari Rabu (21/01/2026) sekira pukul : 09.30 WIB untuk melakukan konfirmasi langsung ke Kepala Desa, namun sangat disayangkan kondisi Kantor Desa dalam keadaan tertutup dan tidak buka serta tidak terlihat satu orangpun Kaur Desa hingga pukul : 14.00 WIB.
Hal yang sama juga ditemukan di Desa Sipakpahi Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, saat tim Wartawan pada hari Jum'at (23/01/2026) sekira pukul : 08.30 WIB, nyaris menemukan Kantor Desa seperti Kantor yang tidak bertuan dan diduga setiap harinya kondisinya seperti saat tim Wartawan mengunjungi kantor Desa tersebut.
Melalui informasi warga setempat yang berinisial "M.Smjk" (46) tahun, saat wartawan ini bertanya jam berapa Kantor Desa biasanya buka, "M.Smjk" menjawab dengan kalimat, "kalau jam segini belum buka berarti tidak buka sama sekali Kantor Desa Siantar Dolok ini bang," ucapnya tersenyum seakan heran dengan kehadiran wartawan yang tidak mengetahui kondisi Desanya.
"Orang abang bukan orang sini yah" ucapnya ke tim Wartawan ini, "begini lah kondisi Desa kami ini bang, Aparatnya diduga lebih mementingkan diri sendiri," sebut "M.Smjk" lagi dengan nada kecewa dan ingin agar Tim Wartawan menyuarakan dugaan kesewenangan Pejabat di Daerahnya.
Sementara, "T, STR" (38) tahun Warga Desa Sipakpahi juga mengutarakan hal sama dengan menyebutkan jika Kantor Desa di Desanya memang selalu kosong tanpa ada kegiatan hampir setiap harinya.
"Kondisi Kantor Desa kami memang seperti itu bang, lihat saja kondisi kantor yang semak dan kotor begitu bang, warga selama ini selalu repot ngurus berkas kependudukan dan administrasi Desa," ungkap "T, STR" ke Wartawan ini.
Dengan kesal dan kecewa akhirnya tim Wartawan yang jauh-jauh datang dari luar Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk tujuan konfirmasi dan bersilaturahmi ke dua Kepala Desa yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah tersebut harus menelan kekecewaan.
Dengan terbitnya berita ini sangat diharapkan kepada Bupati Tapanuli Tengah "Masinton Pasaribu" , melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dapat memberikan sanksi dan tindakan Disiplin terhadap dua oknum Kepala Desa tersebut yang diduga dengan sengaja lalai dan tidak bertanggungjawab terhadap amanah yang diembannya.
Pertanyaannya, bagaimana Bupati Tapanuli Tengah "Masinton Pasaribu" dapat merealisasikan Visi dan Misinya, "Membangun Tapanuli Tengah Adil Untuk Semua, Lestari, dan Berkeadaban," jika Penjabat di masing-masing Desa yang ada di Tapanuli Tengah sendiri diduga pada tidak beradab dan tidak memiliki tanggung jawab ? (NENG).

