TEBING TINGGI-TURANGNEWS.COM - Adanya kegiatan pembangunan dinding cor beton untuk penahan tanah yang di kerjakan di pinggiran sungai jalur tol Tebingtinggi di duga dikerjakan asal jadi. Hal tersebut berdasarkan investigasi tim wartawan ke lokasi pada hari Selasa (23/01/2024) sekira pukul : 11.00 WIB.
Termonitor campuran semen dengan pasir diduga dilaksanakan dengan perbandingan 5 ember pasir : 1 zak semen, kendati saat ditanya oleh wartawan ke pekerja mengatakan 3 ember pasir : 1 zak semen, namun tim wartawan yang memang sudah memperhatikan sejak awal menyaksikan jika kondisi semen yang di aduk adalah 5 ember pasir : 1 zak semen.
Dan dengan material pasir yang digunakan untuk pembangunan jalan tol sesuai aturannya bukanlah pasir kali biasa, melainkan harus menggunakan Pasir besi, namun kenyataannya Pemborong menggunakan pasir kali biasa untuk pembangunan infrastuktur jalan tol.
Ini ada apa ? Apa karena harga pasir besi lebih mahal dibanding dengan harga pasir kali ? Terus apakah pemborong sudah dapat izin dari pihak Hutama Karya (HK) sebagai Penanggung Jawab Proyek ? Apakah ada dugaan kongkalikong antara pihak Pemborong pengerjaan Proyek dengan pihak Hutama Karya (HK) ?
Mengingat Wewenang penyelenggaraan jalan tol berada pada Pemerintah, sebagaimana yang diatur dalam ayat (1) meliputi pengaturan, pembinaan, pengusahaan, dan pengawasan, maka wartawan sebagai pelaku Sosial Kontrol berhak melakukan tindakan monitoring demi kebaikan proyek jalan tol dan ikut mengawasi adanya tindakan korupsi dari uang negara.
Walaupun dana pembangunan proyek jalan tol biayanya 20 persen di antaranya berasal dari pemerintah, sedangkan yang 80 persen dari sumber pembiayaan jalan tol yang sifatnya non-APBN berupa investasi, namun negara tetap saja meminjam dana dari investor, maka sudah seharusnya wartawan selaku penggiat sosial kontrol ikut memantau jalannya proyek dan mutu proyek.
Maka tim wartawan sangat menyayangkan adanya bangunan untuk infrastruktur jalan tol Tebingtinggi yang terkesan dibangun sembarang alias asal jadi, dengan bukti adonan semen dengan pasir di buat 5 ember pasir : 1 zak semen, begitu juga dengan pasir yang seharusnya menggunakan pasir besi tapi diganti dengan pasir kali biasa.
Sementara pihak pemborong yang berinisial Tikno saat di konfirmasi via telpon oleh wartawan, sang Pemborong tidak berkenan telpon saat di telpon wartawan. Dan terkait hasil investigasi tim wartawan kiranya pihak Hutama Karya (HK) dapat memberikan tindakan terhadap pihak rekanan kerjanya yang terkesan hanya mementingkan keuntungan lebih besar, namun mengabaikan mutu dari bangunan infrastruktur jalan tol. (Tim).




